SUMSEL - Setelah sukses pelaksanaan Workshop Pulbaket Tipikor sekaligus pemberian Award kepada para Pejabat Instansi Pemerintah dan Pejabat Penegak Hukum yang dilaksanakan DPW BPI KPNPA RI Sumut, Rabu (14/11/18) di Le Polonia Hotel Medan, Sumatera Utara yang sekaligus pelantikan kepengurusan Wilayah Sumut.

Berlanjut DPW BPI KPNPA RI Sumatera Selatan akan melaksanakan pemberian Award sekaligus Workshop Pulbaket Tipikor yang direncanakan akan dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 19 Desember 2018 di Ballroom Hotel Swarna Dwipa Palembang, Sumatera Selatan.

Ketua Umum DPN BPI KPNPA RI, Drs. Tubagus Rahmad Sukendar, SH menjelaskan pemberian Award yang akan diberikan kepada pejabat terkait sebagai bukti bahwa BPI KPNPA RI sebagai mitra penegak hukum dan pemerintah sebagai Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia.

" Pemberian Award pada Pejabat di Sumatera Selatan terkait penilaian dalam hal Kepuasan Publik dalam Pelayanan serta Pencegahan Tindak Pidana Korupsi ", ucap Sukendar.

Lanjut Ketum DPN BPI KPNPA RI, pemberian Award akan diberikan kepada Pejabat yang terpilih, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnaen Adinegara, Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru, Panglima Kodam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan , Asintel Kejaksaan Tinggi Sumatra Selatan Dedi Suwardi SH.MH, serta kepada beberapa Bupati ,Kapolres, Kajari, Dandim, dan BUMD serta Tokoh Masyarakat.

Dalam kesempatan road shownya, Ketua Umum BPI KPNPA RI Tubagus Rahmad Sukendar juga berkunjung ke Mapolda Sumatra Selatan dan bertemu dengan Irwasda Polda Sumsel Kombes Pol Drs Dodi Marsidi terkait kesediaannya sebagai Narasumber Saber Pungli dalam acara Workshop BPI KPNPA RI Wilayah Sumatera Selatan.

" Harapan kita bersama BPI KPNPA RI Sumsel sebagai mitra strategis bagi Pemerintah dan Penegak Hukum melahirkan sinergiritas yang baik di Wilayah Sumatera Selatan ", tutup Sukendar.(JN)

POLDASU - Ketidak profesionalan Polres Batubara dalam menanggapi laporan pengaduan masyarakat tampaknya berbuntut panjang. Pasalnya  Suparman (58) warga Jalan Tanjung Gading, Sei Suka, Batubara melalui kuasa hukumnya, Dedi Suheri melaporkan Polres Batubara ke Propam Poldasu dengan tembusan surat ke Kapolri, M Tito Karnavian, Senin (19/11/2018).

"Laporannya itu 3 tahun lalu. saat itu pelapor (Suparman) melaporkan Abdul Gani (terlapor) atas kasus penipuan dan penggelapan memasukkan CPNS ke Pemkab Batubara atau tempat lainnya. Namun setelah 3 tahun, terlapor yang saat ini berstatus tersangka tidak juga kunjung ditangkap. Ironisnya, tersangka hingga saat ini masih berkeliaran di Batubara," ujar Kuasa Hukum, Dedi Diberi sambil menunjukkan surat laporan pelapor Nomor :LP/273/XII/2015/SU/RES B.BARA.
Surat laporan ke propam Poldasu

Ironisnya, keluarga korban yang mempertanyakan perkembangan kasus kepada penyidik Polres Batubara menyatakan bahwa Abdul Gani telah dinyatakan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Katanya DPO, tapi waktu Pilbub 2017 di Batubara, tersangka malah bebas berkeliaran menjadi tim sukses salah satu Calon Bupati. Kami merasa heran, apakah Abdul Gani itu kebal hukum? Jadi setelah 3 tahun menunggu, kita terpaksa melaporkan Polres Batubara ke Kapoldasu dan Kapolri," terang Dedi.

Dedi menjelaskan bahwa awal kejadian bermula saat kliennya (Suparman) dimintai Abdul Gani yang saat itu pejabat eselon 2 di Pemkab Batubara untuk mencari calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk Pemkab Batubara dengan janji akan memasukkan anaknya sebagai PNS di Pemkab Batubara.

"Klien saya ini (Suparman) merupakan korban dari janji Abdul Gani (terlapor) yang dimintai mencari orang yang mau menjadi CPNS di Pemkab Batubara. Saat itu Abdul Gani merupakan pejabat eselon 2 di Pemkab Batubara. Namun setelah uang disetorkan semua kepada Abdul Gani, terlapor tidak mau bertanggung jawab mengembalikan uang tersebut hingga Suparman menjadi terdakwa atas kasus tersebut," jelasnya.

Dedi berharap agar pihak Kepolisian Republik Indonesia khususnya Kapoldasu dan Kabid Propam Poldasu untuk segera bertindak tegas dan memproses pengaduan kliennya.

"Saat ini kami mencari keadilan. Kami harap tidak terjadi berat sebelah dalam proses hukum. Kami berharap pelaku segera ditangkap," harapnya.

Namun sayang, Ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kapolres Batubara, Robin Simatupang tidak membalas konfirmasi wartawan.

Menanggapi hal ini dan atensinya, Kapoldasu, Irjen Pol Agus Andrianto meminta untuk mempertanyakan hasil penyidikan Propam Poldasu. "Tanya Propam apa hasilnya," tegasnya. (meo)

BELAWAN - Polres Pelabuhan Belawan silaturahmi ke Yon Marhanlan I Belawan dalam rangka memperingagi HUT Marinir ke 73 Senin (19/11/2018) pukul 19.30 wib.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan SH, MH didampingi Wakapolres, para Kabag, para Kasat, Kapolsek Medan Belawan,Kapolsek Medan Labuhan, Kapolsek Hamparan Perak dan pengurus Bhayangkari.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres beserta rombongan disambut oleh Dan Yon Marhanlan I Belawan Letkol Mar James Munthe menunjukkan sinergitas antar keduanya.

Menambah keakraban terlihat TNI dan Polri menyempatkan diri berjoget bersama yang diiringi lagu-lagu daerah asal Indonesia.

Bahkan Kapolres serta Dan Yon Marhanlan I sempat digendong dengan di atas punduk para anggota Marinir.

"Alhamdulillah kegiatan silaturahmi ini berlangsung dalam keadaan aman dan baik, inilah bentuk sinergitas kami. TNI Polri harus selalu bersatu untuk menjaga negara Indonesia ini" ucap orang nomor satu di Polres Pelabuhan Belawan ini (git)

BELAWAN - Kompol Taryono Raharja SH, SIK Wakapolres Pelabuhan Belawan ketua Satgas Nusantara yang Ke II selama Pilkada Serentak 2019.

Menurut Kompol Akpol 2003, Tujuan pembentukan ini merupakan pembelajaran maraknya isu SARA dan politik menjelang Pilkada 2019. 

"Satgas Nusantara itu memang setiap waka pasti jadi ketuanya, mulai dari waka Polda Sumut hingga jajaran" Sebut mantan Wakapolres Tanjung Balai, kepada metro24jam.co.id Senin (19/11/2018) Siang.

Lanjut Alumni PTIK 2009 itu, terbentuk ini untuk mendinginkan situasi Pileg dan Pilpres sehingga pesta demokrasi yan dilaksanakan di Indonesia nanti dapat berjalan dengan Aman damai.

"Himbau saya kepada masyarakat supaya bisa berperan aktif dalam mendukung situasi Kamtibmas di wilayah masing-masing Apabila ada hal-hal yang mencurigakan untuk melapor "sebutnya saat diruang kerjanya

Tambahnya, kegiatan-kegiatan yang kita laksanakan lebih mengedepankan kepada fungsi fungsi atau sosial kemasyarakatan seperti yang sudah kita laksanakan.

Dengan melihat situasi ataupun fenomena sosial yang terjadi di masyarakat misalnya ada membutuhkan bantuan berupa apa saja yang bisa kita berikan dari kepolisian.

"contohnya yang pertama kegiatan keagamaan yaitu dengan melibatkan personal kita dengan berpakaian dinas untuk melaksanakan sholat subuh berjamaah sohlat Magrib, Isya berjamaah di wilayah wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan. Dan memberikan bantuan ke masyarakat" ujarnya. (git)

BELAWAN - 12 tersangka tindak pidana narkotika jenis sabu dan ganja berhasil diringkus Satnarkoba Polres Pelabuhan Belawan, dari 3 lokasi yang berbeda.

Pada senin (19/11/2018) siang Kapolres Pelabuhan Belawan memaparkan kasus narkoba tersebut, AKBP Ikhwan SH,MH didampingi Wakapolres Kompol Taryono Raharja SH,SIK dan Kasat Narkoba AKP Edy Safari SH di aula Wira Setya.

Kapolres mengatakan, dari hasil penyelidikan personil Sat Narkoba terkait tindak pidana narkotika pada Jumat (16/11/2018) sekira pukul 14.00 wib sampai dengan 16.00 wib telah dilakukan penangkapan terhadap tersangka tindak pidana narkotika di 3 TKP.

TKP pertama di jalan Asahan Uni Kampung Belawan Kelurahan Belawan 1 Kecamatan Medan Belawan terdapat 5 tersangka. AS alias Ucok (57) ,G (52), S alias Bagong (33), DI (21) dan C alias Udin (38) kelimanya warga Medan Belawan semuanya dinyatakan positif menggunakan narkoba.

Terdapat barang bukti Sabu sabu sebanyak 5,68 gram, Ganja 12,77 gram, serta alat hisap sabu.

Dari TKP kedua di jalan Titi panjang Gg II Paluh Kelurahan Belawan II Kecamatan Medan Belawan dengan lima tersangka, P (23), ES (36), CA (35), S (43) dan KS (35) kelimanya juga warga Medan Belawan.

Terdapat barang bukti Sabu berat 0,20 gram, alat hisap sabu dan setelah di tes urine para tersangka dinyatakan positif.

Kelima tersangka ditangkap berdasarkan informasi yang diterima dari warga yang dilanjutkan dengan penyelidikan, setelah dapat dipastikan kemudian langsung dilakukan pengrebekan, dan dari hasil pengrebekan ditemukan barang bukti dari kediaman tersangka S.

Dan kemudian saat di TKP ketiga penangkapan di Kampung Bahari Lik.10 Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan dengan jumlah 2 tersangka R (58) warga Kampung Bahari Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan dan tersangka MHL Joul (39) warga jalan Sekata Gg Alfalah Kecamatan Medan Barat, Dengan barang bukti sabu 1.02 gram dan ganja 49.44 gram.

Kapolres pelabuhan Belawan menambahkan "bahwa para tersangka akan dikenai pasal 114 ayat 1 dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun, paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1 Milyard sampai Rp 10 Milyard" sebut orang nomor 1 di Mapolres Pelabuhan Belawan

Saat ini pihaknya terus berupaya untuk membongkar seluruh jaringan peredaran narkotika jenis sabu dan ganja tersebut (git)

KISARAN - Pisah sambut Kapolres Asahan dari AKBP Yemi Mandagi kepada Kapolres Asahan yang baru, AKBP Faisal Florentinus Napitupulu dilaksanakan di halaman Polres Asahan, Senin (19/11/2018). Pisah sambut Kapolres Asahan dilaksanakan dengan acara pedang pora yang dilaksanakan oleh perwira sejajaran Polres Asahan.

Dalam kata perpisahannya, AKBP Yemi Mandagi mengatakan bahwa selama bertugas di Asahan dirinya banyak memperoleh pelajaran yang sangat berharga dipolres Asahan.

"Kepada seluruh personil Polres Asahan hendaknya terus dapat meningkatkan kinerjanya, dan tetap solid dalam bekerja,  saya beserta keluarga mohon maaf selama bertugas di jajaran Polres Asahan bila mana terdapat kesalahan," ungkapnya.

Sementara sambutan Kapolres Asahan yang baru AKBP Faisal Florentinus Napitupulu berpesan kepada seluruh personil Polres Asahan agar tetap bekerja sebagai mana biasanya. "Saya akan tetap melanjutkan program yang telah dicanangkan oleh Kapolres yang lama. Dan saya sangat berterima kasih dengan sambutan yang cukup meriah dan apa bila bagi rekan-rekan yang ingin konsultasi dengan saya, pintu terbuka lebar-lebar buat rekan rekan sekalian,"ucapnya mengakhiri. (ran)


KISARAN -  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijadwalkan akan kembali memeriksa sejumlah pejabat Pemkab Asahan, Senin (19/11/2018) besok.


“Senin lagi. Kalau tidak salah 4 orang. Materinya masih sama, soal ruangan VIP rumah sakit umum,” ucap sumber pada wartawan Minggu (18/11/2018).

Meski mengaku tidak mengetahui kepastian jumlah pejabat yang diperiksa, Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Ricky Pripurna Atmaja S.IK membenarkan info tersebut.

“Iya, masih lanjut besok (pemeriksaan). Soal materi pemeriksaan apa dan siapa saja orangnya saya tidak tahu,” ujar Kasat Ricky saat bertemu wartawan, sekira pukul 14.15 WIB.

Lanjut Ricky, kehadiran penyidik KPK di Mapolres Asahan dijadwalkan hingga tanggal 21 November mendatang. “Mulai jumat kemaren sampai tanggal 21,” akhir Ricky.

Diberitakan sebelumnya, 2 orang mantan pejabat Pemkab Asahan, berinisial HO dan NN, keduanya mantan Dirut RS HAMS Kisaran dan seorang lagi berinisial R, Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) Dinas PUPR Asahan diperiksa penyidik KPK, Sabtu (17/11/2018) semalam, di salah satu ruangan Mapolres Asahan.

“Iya. Tiga orang (pemeriksa) dan memang ada kop surat saya lihat berlambangkan KPK. Sudah ya saya mau masuk lagi,” aku HO singkat pada sejumlah wartawan di Mapolres Asahan, semalam.(ran)
Diberdayakan oleh Blogger.