MEDAN — Menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, CitraLand City Sampali menyulap kawasan Jalan Meteorologi menjadi pusat pergerakan ekonomi rakyat melalui Festival Kuliner Merah Putih yang berlangsung pada 8–17 Agustus 2026.
Tak sekadar menghadirkan hiburan, ajang ini menjadi panggung strategis bagi puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menembus pasar yang lebih luas.
Sebanyak 40 UMKM terpilih asal Medan dan Deli Serdang unjuk gigi memamerkan aneka kreasi kuliner, jajanan, hingga produk olahan unggulan.
Dengan proyeksi kunjungan mencapai 1.000 hingga 2.000 pengunjung per hari, festival ini menjadi wadah krusial bagi para pedagang lokal untuk merebut perhatian calon konsumen baru secara langsung.
Bagi para pelaku usaha yang selama ini bergantung pada pemasaran media sosial atau promosi dari mulut ke mulut, hadirnya festival ini memberikan daya dorong nyata.
"Senang sekali bisa ikut kegiatan ini karena kami bisa berinteraksi langsung dengan konsumen baru secara masif. Semoga ruang-ruang pemberdayaan seperti ini terus berlanjut," ungkap salah satu pelaku UMKM peserta festival.
Kehadiran perayaan ini menjadi bukti komitmen CitraLand City Sampali dalam merangkul komunitas sekitar. Kawasan hunian dan bisnis ini tak ingin sekadar tumbuh secara fisik, melainkan juga memberi dampak ekonomi yang inklusif.
"Kami ingin momentum kemerdekaan ini membawa manfaat nyata bagi semua. Melalui kolaborasi dengan UMKM Medan dan Deli Serdang, kami membuka ruang interaksi ekonomi yang saling menguntungkan—pelaku usaha mendapat pasar, dan pengunjung menikmati pengalaman kuliner yang berkesan," ujar perwakilan manajemen CitraLand City Sampali.
Langkah ini menegaskan posisi CitraLand City Sampali yang tak hanya fokus pada pengembangan kawasan, tetapi juga aktif membangun ekosistem yang tumbuh bersama masyarakat lokal.
Lewat sinergi 40 UMKM dan ribuan pengunjung setiap harinya, kemerdekaan dimaknai secara konkrit, memberi ruang bagi ekonomi rakyat untuk terus bergerak dan mandiri. (Rom)
