GMPC Apresiasi Gebyar Vaksinasi Presisi Di GOR Jalan Pancing. Ini Alasannya

Editor: Romeo galung author photo
Presidium GMPC, Dedi Harvi Syahari

Dedi Harvi Syahari : "Antusias masyarakat pada pelaksanaan vaksin di Gedung Serba Guna Medan adalah bentuk kepercayaan dan kesadaran masyarakat mengikuti anjuran pemerintah"

MEDAN - Gebyar Vaksin Presisi yang dilaksanakan oleh Poldasu pada 3 Agustus 2021 lalu sangat diapresiasi berbagai kalangan. Salah satunya dari Presidium Garuda Merah Putih Community (GMPC), Dedi Harvi Syahari. Ia menilai bahwa pihak Kepolisian telah sukses menghimbau dan menyadarkan masyarakat akan pentingnya mengikuti Vaksin Covid-19. 

"Tupoksinya pihak Kepolisian dalam melayani dan melindungi masyarakat berupa ajakan dan himbauan pentingnya mengikuti Vaksin Covid-19 suskses. Terlihat dari antusias masyarakat yang sadar saat mengikuti Vaksin di Gedung Serbaguna Jalan Pancing," ujar Presidium GMPC, Dedi Harvi Syahari, Jumat (6/8/2021). 

Dedi menjelaskan bahwa terjadinya kerumunan pada saat pelaksanaan vaksin di Gedung Serba Guna Medan tersebut adalah bentuk kepercayaan  dan kesadaran masyarakat untuk mengikuti anjuran pemerintah yang hari ini terus berjibaku memutus mata rantai penyebaran covid 19 di Sumatera Utara khususnya medan. 

"Seharusnya nada nada miring itu tidak di suarakan mengingat kondisi yang nyata dalam pelaksanaan kegiatan tersebut adalah peserta vaksinasi sudah di data dan terdaftar dalam data proses pemberian vaksinasi terhadap masyarakat. Jadi membeludaknya masyarakat adalah mereka yang tidak termasuk dalam daftar undangan yqng dilaksanakan Poldasu," terangnya. 

Lalu, Dedi menambahkan, hal ini diperparah lagi adanya oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab menjual formulir vaksin secara ilegal kepada masyarakat sehingga kehadiran masyarakat yang TIDAK TERDAFTAR dalam daftar penerima Vaksin semakin banyak.  

"Untungnya kesigapan anggota polri yang telah mengamankan 3 orang pelaku yang di duga menjual formulir Vaksin Ilegal tersebut. Saya sangat menyesalkan adanya desakan-desakan untuk mencopot Kapoldasu terkait kerumunan masyarakat di Gebyar Vaksin Presisi ini,  karena desakan desakan itu saya duga adalah desakan yang tidak berdasar sama sekali,  karena tentunya dalam menjalankan kegiatan tersebut sudah di jalankan dengan ketat,  namun adanya pihak pihak yang mencoba mendiskreditkan kegiatan tersebut untuk terus menciptakan keresahan di masyarakat semata," tambahnya.

"Seharusnya mereka yang mendesak Kapoldasu agar di copot ini sadar,  bahwa saat ini bukan lagi masanya untuk mendiskreditkan sosok sosok yang peduli dengan kesehatan masyarakat,  hargai kerja keras yang di lakukan polri dalam mengayomi dan melindungi masyarakat Sumatera Utara khususnya medan, dan seharusnya mereka mereka ini juga ikut berkonstribusi dan bukan malah meributi kerja Poldasu ( Kapoldasu) " kata Dedi lagi. 

Bukan saatnya lagi saling tuding,  ini masalah nasional yang hari ini harus kita semua element masyarakat bahu membahu memutus mata rantai covid 19 ini,  agar kehidupan normal dan pemulihan ekonomi masyarakat bisa lebih baik kedepannya,  kata Dedi mengakhiri. 

Sebelumnya, Antusiasme masyarakat untuk melakukan vaksinasi Covid-19 semakin meningkat. Seperti yang terjadi di Kota Medan, Sumatra Utara (Sumut), antrean vaksinasi di Gedung Serbaguna Jalan Pancing Medan, Selasa (3/8) dibanjiri warga hingga sebabkan kerumunan. (Rom)

Share:
Komentar

Berita Terkini