Demo Turun Ke Jalan, FPS Minta Tutup Leasing MCF/MAF Di Kepulauan Nias

Editor: Romeo galung author photo


GUNUNG SITOLI - Ratusan  Aktivis yang tergabung dalam Forum Peduli Sosial Pulau Nias (FPS) turun ke jalan meminta Kantor Leasing Mega Central Finance/Mega Auto Finance (MCF/MAF) di Jalan Raya di Ponegoro Km 2 Gunungsitoli ditutup, Kamis (1/7/21).

Selain itu, FPS Mengecam keras perusahaan yang diduga menggunakan jasa mata elang untuk merampas kendaraan debitur yang menunggak pembayaran.

Pimpinan Aksi, Suar Natal Waruwu didampingi Korlap 1 Desman Telaumbanua, Korlap II Jurdil Laoli, S.Pd  menyampaikan Tritura Nias yaitu Tiga Tuntutan Rakyat Nias : 

1.Tutup dan hentikan MCF/MAF di Pulau Nias karena tidak sesuai prosedur dalam menjalankan usahanya, melakukan kekerasan, perampasan, dan pemaksaan kepada debitur yang diduga mengangkangi Putusan MK Nomor 18/PUU- XVII/2019 tanggal 6 Januari 2020 tentang perusahaan kredit leasing tidak bisa melakukan penarikan barang dari debitur secara sepihak melainkan harus melalui pengadilan. 

2. FPS meminta pihak Kepolisian memproses laporan pengaduan Nia"aro Lase di Polres Nias dikarenakan menjadi korban perampasan, pencurian dengan kekerasan. 

3. Copot dan Pecat pimpinan MAF/MCF Nias dan oknum pelaku yang melakukan pidana dan memiskinkan debitur rakyat Nias. 

"Aksi perampasan hak konsumen sangat meresahkan masyarakat Nias karena kerap kali bertindak sewenang-wenang. Maka FPS Pulau Nias mendesak agar leasing tidak lagi menggunakan jasa Eksternal. (Delianus)

Share:
Komentar

Berita Terkini