HUT RI Ke 81, ​Kami Belum Merdeka! Jeritan Petani Simalingkar A ke Presiden Prabowo

Editor: Redaksi1 author photo
Warga : "Rumah dihancurkan dan tanah dirampas"
​MEDAN – Di tengah gempita perayaan HUT ke-81 RI, duka mendalam justru dirasakan Kelompok Petani Satu Hati di Desa Simalingkar A, Kecamatan Pancur Batu, Deli Serdang. Hak atas tanahnya bertahun-tahun dirampas oleh mafia tanah. Para petani mengadukan langsung nasibnya kepada Presiden RI, Prabowo Subianto untuk mengusut tuntas keterlibatan oknum aparat dan tindakan premanisme di wilayah mereka yang telah bertahun berlangsung.

​Kuasa Hukum warga, Keprianto Tarigan, SH menegaskan bahwa konflik lahan terus memanas dan saat ini kedua belah pihak menyepakati masa cooling down untuk berdialog. Sehingga saat ini warga nekat mendirikan lima gubuk untuk memperjuangkan hak miliknya tepat pada hari kemerdekaan, 17 Agustus. 

​"Saat seluruh rakyat bersukacita merayakan kemerdekaan, kami kelompok petani belum merasakan kemerdekaan itu. Lahan kami dirampas. Kami memohon Bapak Presiden Prabowo hadir di Simalingkar A dan membersihkan aparat-aparat nakal di Kabupaten Deli Serdang," ujar Keprianto, Senin (17/8/2026). 

​Ia menekankan bahwa keabsahan kepemilikan lahan warga tidak perlu diragukan. Lahan tersebut telah dikuasai selama lebih dari 20 tahun berdasarkan surat desa/SK Camat, bahkan sebagian dokumennya telah diakui perbankan sebagai jaminan pinjaman.

​Salah seorang perwakilan warga, Dollah Br Ginting. Ia menyebut lahan tersebut merupakan tanah ulayat yang sudah berpenghuni jauh sebelum Indonesia merdeka, dibuktikan dengan keberadaan pemukiman dan makam bersejarah sejak tahun 1812.

​"Berdasarkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) tahun 1999 yang dihadiri BPN, PTPN, Muspika, dan Camat, tanah ini resmi dikembalikan kepada masyarakat. Namun rumah yang saya bangun malah dihancurkan oleh oknum PTPN bersama preman," tegas Dollah.

​Warga kini menuntut pengembalian hak atas tanah mereka sesuai keputusan RDP 1999 demi kelangsungan hidup anak cucu dan keberlanjutan ruang hidup warga Simalingkar A. (Rom)
Share:
Komentar

Berita Terkini