PEMATANG SIANTAR - Jasa Raharja Cabang Pematangsiantar melaksanakan Rapat Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) yang digelar di ruang rapat Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Penyeberangan (KSOPP) Danau Toba pada Rabu (8/4). Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat koordinasi lintas sektor guna meningkatkan keselamatan transportasi, khususnya di wilayah perairan Danau Toba.
Rapat tersebut dihadiri oleh Kepala Cabang Jasa Raharja Pematangsiantar, Berman S. Hutapea, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Toba, Dicky Tampubolon, serta Kepala KSOPP Danau Toba, Tora Hasugian. Turut hadir pula para operator kapal yang beroperasi di kawasan Danau Toba.
Dalam keterangannya, Kepala Cabang Jasa Raharja Pematangsiantar, Berman S. Hutapea, menegaskan bahwa sinergi antarinstansi merupakan kunci utama dalam menekan angka kecelakaan transportasi.
“Keselamatan transportasi adalah tanggung jawab bersama.
Tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Melalui forum ini, kami ingin memastikan seluruh stakeholder memiliki komitmen yang sama dalam menciptakan sistem transportasi yang aman, tertib, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya upaya preventif yang konsisten serta penguatan pengawasan di lapangan.
“Kami mendorong adanya langkah-langkah konkret, mulai dari peningkatan kepatuhan terhadap regulasi, kelayakan operasional kapal, hingga edukasi kepada masyarakat. Pencegahan harus menjadi prioritas utama, bukan hanya penanganan setelah kejadian,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Toba, Dicky Tampubolon, menyampaikan komitmennya dalam memperkuat fungsi pengawasan dan pembinaan terhadap operasional transportasi di wilayah Danau Toba.
“Kami akan terus meningkatkan pengawasan terhadap operasional kapal serta memastikan seluruh operator mematuhi ketentuan yang berlaku. Keselamatan penumpang adalah hal yang tidak bisa ditawar,” ujarnya.
Di sisi lain, Kepala KSOPP Danau Toba, Tora Hasugian, menegaskan pentingnya penerapan standar keselamatan pelayaran secara konsisten.
“Setiap kapal yang beroperasi wajib memenuhi aspek keselamatan, baik dari sisi kelayakan teknis maupun administrasi. Kami akan memperketat pengawasan guna memastikan seluruh standar keselamatan dipatuhi,” jelasnya.
Rapat FKLL ini juga menjadi forum diskusi strategis dalam mengidentifikasi potensi risiko serta merumuskan langkah-langkah mitigasi guna meningkatkan keselamatan transportasi di kawasan Danau Toba.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin solid antara Jasa Raharja, KSOPP, Dinas Perhubungan, serta para operator kapal dalam menciptakan transportasi yang aman dan memberikan perlindungan optimal bagi masyarakat. (Red)
