TPT Gedung Pembinaan Umat Roboh, Tiga Orang Tewas

Editor: Romeo galung author photo


SIMALUNGUN - Tembok penahan tanah gedung Gereja Khatolik di Jalan Josep Kelurahan Parapat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun roboh. Akibatnya, 3 orang tewas tertimpa reruntuhan, Senin (28/6/2021).

Adapun korban yang tewas akibat tertimpa Tembok Penahan Tanah (TPT) Gereja di Parapat adalah rombongan pesta dari Kota Depok. Sementara seorang lagi adalah warga Ajibata yang juga sedang melintas.

Hal ini sesuai penuturan Irwansyah (40) adik kandung pemilik mobil B 2372 KVG, Yusuf Tarigan. Dan saat kejadian, mobil nahas itu di kemudikan Yusuf.

Rencananya rombongan ini akan menghadiri acara pesta pernikahan keluarganya di kota Medan. Sebelum peristiwa ini, Minggu 27/06/2021, rombongan keluarga ini menginap di Hotel Danau Toba Internasional, Kelurahan Tigaraja, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun.

Rencananya pada Senin, 28/06/2021, rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju kota Medan untuk menghadiri acara resepsi pernikahan anak Yusuf Tarigan.

Diceritakan Irwansyah, pada Senin itu sekira pukul 10.00WIB, saat berada dilokasi kejadian, persisnya di samping sebuah gereja menuju kota Parapat, terdengar gemuruh suara runtuh, ternyata suara itu adalah tembok penahan tanah gereja yang ada disamping mobil mereka.

"Ternyata tembok tersebut sedang dalam proses pengerjaan dan menimpa mobil kami." Kata Irwansyah menjelaskan.

Dijelaskan Irwansyah lebih jauh, usai kejadian itu dirinya bersama abangnya Yusuf Tarigan dan istrinya Boru Perangin - angin selamat.

"Naas kedua anak Abang saya bernama Mega dan Brahma tertimpa reruntuhan dan meninggal dunia akibat terjepit matrial yang runtuh," terangnya. (Galung)

Share:
Komentar

Berita Terkini