MEDAN - Puluhan massa aksi yang tergabung dalam Dewan Peduli Negeri (DPN), Organisasi Rakyat Indonesia (ORI) dan KSPSI AGN Sumatera Utara melakukan aksi demo ke Kantor BGN Wilayah Sumatera Utara yang berada di Kompleks BPMP Provsu, Jl. Bunga Asam Kumbang, Asam Kumbang, Kec. Medan Selayang.
Aksi yang dilakukan terkait adanya kasus keracunan MBG dibeberapa wilayah seperti Tanah Karo yang memakan korban ratusan siswa/i. saat ini keracunan MBG di MTs Negeri 2 Kisaran yang memakan korban 22 siswa/i dan beberapa kasus lainnya.
Dalam orasi, massa aksi meminta Badan Gizi Nasional (BGN) wilayah Sumatera Utara untuk melakukan monitoring dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur pelaksana program khususnya dapur yang diduga tidak menjalankan kegiatan sesuai juknis dan SOP.
"Kami juga meminta Kepala BGN Perwakilan Sumatera Utara mengevaluasi Kepala BGN Medan. Apabila hasil evaluasi adanya kelalaian dalam pengawasan, kami meminta Kepala BGN mengambil tindakan tegas termasuk mencopotnya dari jabatannya," teriak orator dalam aksinya.
Selain itu, massa aksi juga meminta BGN Sumatera Utara untuk membuka ruang pengaduan masyarakat yang transparan dan mudah diakses serta memastikan setiap laporan mengenai pelanggaran juknis, SOP maupun keamanan pangan segera ditindaklanjuti.
"Kami meminta pengawasan terhadap dapur dilakukan secara rutin dan tidak hanya setelah muncul persoalan atau kejadian. Pencegahan harus menjadi prioritas agar keselamatan masyarakat penerima manfaat dapat terjamin," ucapnya.
Panatauan wartawan, massa aksi yang gagal menemui Kepala BGN Medan akan kembali melakukan aksi lanjutan esok hari, Kamis (17/9/2026). (Rom)