Ratusan Siswa SMAN 1 Berastagi Keracunan Setelah Makan Bergizi Gratis, 289 Korban Dirawat

Editor: Dian author photo

Berastagi - Sebanyak 289 siswa SMAN 1 Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengalami keracunan massal setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), pada Kamis (13/8/2026) sore. Ratusan siswa kini tersebar di beberapa fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan medis
 
Data sementara mencatat jumlah pasien yang dirawat sebagai berikut:
 
1. Rumah Sakit Amanda: 157 orang (137 rawat inap, 20 rawat jalan)
2. Rumah Sakit Efarina: 90 orang
3. Puskesmas Berastagi: 3 orang
4. Rumah Sakit Umum Kabanjahe: 35 orang
5. Rumah Sakit Mina: 4 orang
 
Menanggapi peristiwa ini, Bupati Karo, Brigjen Pol. (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes. menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Karo bertanggung jawab penuh atas keselamatan dan kesembuhan seluruh korban, serta memastikan pelayanan dan perawatan medis berjalan secara maksimal.
 
"Semua siswa-siswi yang diduga keracunan makanan sudah kami periksa satu per satu, telah dinilai dan dievaluasi, dan hasilnya tidak ada kondisi yang mengkhawatirkan," ujar Bupati dalam keterangannya.
 
Insiden bermula setelah para siswa menyantap makanan yang disediakan melalui program Makan Bergizi Gratis di lingkungan sekolah. Tak lama setelah mengonsumsi makanan tersebut, banyak siswa mulai mengeluhkan gejala mual, pusing, hingga muntah. Pihak sekolah segera melaporkan kejadian, dan tim medis dikerahkan untuk menangani para korban.
 
Pemerintah Kabupaten Karo bersama Dinas Kesehatan setempat masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti keracunan — apakah dari bahan makanan, pengolahan, atau cara penyajian. Sampel makanan telah diambil untuk diuji di laboratorium. Seluruh biaya perawatan ditanggung pemerintah daerah.
 
Hingga berita ini diturunkan, kondisi para siswa secara umum stabil dan terus dipantau oleh tim medis. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menunggu hasil penyelidikan resmi. (Sinta) 
Share:
Komentar

Berita Terkini