Deli Serdang | Metro24jam.co.id – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Deli Serdang bersama unsur terkait melaksanakan operasi pengamanan bernama Saber Bersinar guna menekan peredaran gelap narkotika. Sasaran operasi adalah tempat hiburan malam Kafe Kita Janah yang terletak di Kecamatan Patumbak, pada Minggu dini hari (28/6/2026) pukul 01.30 hingga 04.30 WIB.
Operasi dipimpin langsung oleh Kepala BNNK Deli Serdang, Kombes Pol Josua Tampubolon, SH, MH, didampingi 35 personel BNNK, 15 anggota Satpol PP, 3 personel Subdenpom Lubuk Pakam, serta perwakilan Dinas Perizinan dan Pariwisata Kabupaten Deli Serdang.
Sesampainya di lokasi, petugas mendapati sekitar 100 pengunjung berada di dalam ruangan dengan irama musik yang keras. Beberapa orang sempat berusaha melarikan diri saat melihat kedatangan petugas. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan barang bukti berupa plastik berisi diduga ekstasi di lantai dan sisa zat yang tercampur dalam botol air minum di atas meja.
Dari hasil tes urine, tercatat 23 orang menunjukkan reaksi positif, terdiri dari 16 laki-laki (termasuk seorang Kepala Desa) dan 7 perempuan.
Saat petugas hendak mengamankan mereka, situasi memanas. Sekelompok massa berkumpul dan mencoba menghalangi tugas petugas. Dua orang yang mengaku wartawan, yaitu Marhein Sembiring dan Nurjanah, diduga menghubungi pemilik kafe dan memprovokasi massa agar menahan petugas. Mereka mengeluarkan kata-kata provokatif, sehingga dua orang yang positif tes urine sempat melarikan diri. Massa juga melempar dan merusak kendaraan dinas milik BNNK dan Satpol PP.
Kombes Pol Josua Tampubolon segera melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala BNNP Sumut Brigjen Tatar Nugroho dan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Calvijn Simanjuntak. Sekitar pukul 04.00 WIB, bantuan tiba dan dilakukan olah tempat kejadian perkara bersama tokoh masyarakat setempat.
Petugas berhasil mengamankan 6 orang yang diduga terlibat. Setelah penyelidikan dan gelar perkara, 4 orang ditahan karena cukup bukti melakukan penghalangan tugas, provokasi, dan pengrusakan fasilitas negara. Sementara itu, 20 orang lainnya yang positif tes urine sedang menjalani asesmen dan program rehabilitasi.
Saat ini, aparat masih memburu sejumlah pelaku lain yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Pihak BNNK Deli Serdang menegaskan akan terus menindak tegas tempat-tempat yang menjadi sarang peredaran dan penyalahgunaan narkoba. (Ril)
