Gubernur Sumut Menegur PLN Soal Pemadaman Bergilir, Minta Kompensasi dan Komunikasi yang Jelas

Editor: 3N author photo

METRO24JAM.CO.ID | MEDAN – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menegur PT PLN agar bertanggung jawab atas dampak pemadaman listrik bergilir yang merugikan masyarakat. Ia menyoroti bahwa komunikasi terkait jadwal dan wilayah terdampak belum maksimal, sehingga masyarakat tidak punya waktu untuk bersiap.
 
Hal tersebut disampaikan saat Bobby meninjau Kantor PLN UP2B Sumbagut di Medan, di mana turut hadir sejumlah pejabat PLN dan pemerintah provinsi. Menurutnya, pengusaha kecil menjadi salah satu kelompok yang paling terdampak. Meskipun masyarakat dapat memahami kondisi darurat akibat kerusakan 12 tower transmisi karena cuaca ekstrem, informasi seharusnya disampaikan secara transparan dan terkoordinasi dengan pemerintah daerah.
 
"Kalau ada kendala, sampaikan ke kami atau kepala daerah agar bisa membantu sosialisasi," tegas Bobby. Ia juga meminta PLN memberikan kompensasi kepada pelanggan terdampak, yang dapat berupa keringanan tagihan atau diskon token sesuai ketentuan.
 
General Manager PLN UID Sumut Mundakhir Salman meminta maaf dan menyatakan bahwa pihaknya sedang mempercepat perbaikan tower SUTET yang rusak. Terkait kompensasi, ia akan meneruskan usulan tersebut ke Kementerian ESDM karena kewenangan berada di pusat. PLN menargetkan perbaikan selesai dalam 2-3 hari ke depan sehingga pasokan listrik kembali normal.  (RiL3N)
 
SUMBER : DISKOMINFO SUMUT
Share:
Komentar

Berita Terkini