Brutal! Puluhan OTK Bersenjata Serang Rumah Advokat Acil Lubis, Warga dan Anak SD Jadi Korban

Editor: Redaksi1 author photo

Dedi Suheri, SH : "Tangkap aktor intelektualnya"
 MEDAN – Sekelompok orang bersenjata tajam dan besi melakukan penyerangan rumah seorang aktivis sekaligus advokat, Acil Lubis, di Komplek Graha Jermal, Jalan Jermal VII Ujung, pada Minggu (15/2/2026) sore. Aksi brutal kawanan pelaku tersebut diduga atas suruhan. Akibat kejadian, tangan seorang anak sekolah dasar (SD) terluka akibat terkena lemparan besi. Dan seorang warga menjadi korban pengeroyokkan. 

Dedi Suheri, SH, Direktur DSP Law Firm dan tim kuasa hukum Acil Lubis, mengutuk keras tindakan premanisme ini. Ia meminta Kapolrestabes Medan untuk segera menangkap para pelaku dan otak intelektualnya. 

"Sebagai advokat, kami mengutuk keras tindakan premanisme penyerangan terhadap rumah rekan kita advokat di wilayah Perumahan Jermal. Kita menduga penyerangan ini ada aktor intelektualnya. Kenapa kita berpikir seperti itu? Sebab tujuan penyerangan itu bertujuan kepada rumah rekan kita advokat Acil Lubis yang juga aktivitas 98," tegasnya. 
 
Dedi menambahkan bahwa terjadinya penyerangan tersebut sebagai bentuk kegagalan pihak Polrestabes Medan khususnya Polsek Medan Area dalam menciptakan 

"Penyerangan ini adalah bentuk kegagalan Kamtibmas bagi masyarakat di wilayah hukum Polrestabes Medan, begitu juga di Polsek Medan Area. Ini sebagai PR kepada Polsek Medan Area untuk memberikan keamanan Kamtibmas bagi masyarakatnya," katanya. 

Lalu, Dedi mengatakan bahwa aksi brutal kawanan dilakukan lebih kurang 20 orang tersebut menargetkan rumah kliennya Acil Lubis. 
 
"Serangan itu dilakukan lebih dari 20 orang. Kami menduga penyerangan ini ada aktor intelektualnya, sebab tujuan penyerangan itu langsung mengarah kepada rumah rekan kita advokat Acil Lubis, yang juga aktivis '98," jelasnya. 
 
Dari hasil pengecekkan di lokasi kejadian, selain menggunakan besi, para pelaku juga menggunakan senjata tajam yang ditemukan terjatuh dari salah seorang pelaku penyerangan. 

"Jelas kita melihat meningkatnya premanisme itu akibat bebasnya narkoba selama ini. Dari lokasi kejadian, kita temukan senjata tajam dan juga besi yang terlihat di CCTV. Seorang pelaku melemparkan besi dan juga didapatkan tertinggal senjata tajam yang digunakan mereka. Saya berharap Kapolrestabes Medan dapat segera menangkap pelaku dan menuntaskan kasus ini," harapnya mengakhiri. 

Abdul Qadir Jailani Siregar, orang tua korban anak menjelaskan bahwa saat terjadi penyerangan sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu anaknya sedang bermain di dalam kompleks. 

"Istri saya berkata, anak saya sedang bermain di dalam komplek perumahan Jermal. Tiba-tiba datang sekelompok orang menyerang, kira-kira 20 orang. Mereka melempar besi kearah anak saya," ujarnya. Ia menambahkan bahwa sang anak mengalami luka di bagian tangan dan jari. Pihak keluarga korban telah melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Medan. 

Sebelumnya, seketika warga Kota Medan dihebohkan dengan aksi brutal puluhan orang diduga preman melakukan penyerangan kerumah seorang Advokat Acil Lubis, Minggu (15/2/2026). Akibat kejadian, 2 orang warga sekitar mengalami luka akibat lemparan dan pengeroyokkan. (Rom) 
Share:
Komentar

Berita Terkini