Pelaku Utama Pembacokan Brutal 'KS dan N' di NZ Masih Berkeliaran, Polsek Medan Kota Dinilai Lamban Tangani Kasus

Editor: Redaksi1 author photo
MEDAN – Kasus penganiayaan berat yang nyaris merengut nyawa Guswanda Anggi Rivaldi Simanjuntak alias Angga (25), warga Jalan M. Nawi Harahap, Medan Kota, pada Minggu dini hari (18/1/2026) di Tempat Hiburan Malam (THM) New Zone, hingga kini masih menyisakan tanda tanya besar. Pasalnya hingga saat ini, Unit Reskrim Polsek Medan Kota belum mampu menangkap pelaku utama yang diketahui berinisial KS dan NO, dimana korban mengalami luka bacok serius di kepala dan sekujur tubuhnya. 

Kuasa Hukum korban, Romy Tampubolon, SH meminta Kapolsek dan Kanit Reskrim Polsek Medan Kota untuk segera menangkap para pelaku dan aktor intelektualnya. 

"Kita disini menegaskan khususnya kepada Kapolsek Medan Kota untuk cepat bertindak, karena perkara ini sudah lama. Melihat kondisi korbannya begitu parah, lukanya parah dan ini cacat permanen. Ini brutal, sangat brutal, pelakunya lebih dari 10 orang menggunakan senjata tajam," ujarnya saat ditemui di Mapolsek Medan Kota, Kamis (19/2/2026). 

Romy menjelaskan bahwa, aksi brutal para pelaku bermula saat korban ditelepon keponakannya Kevin Als Akbar yang sedang ribut di THM New Zone. Sesampainya di lokasi, korban melihat massa para pelaku telah ramai. 

"Saat dilokasi, Tiba-tiba ada perintah dari seseorang untuk menghabisi korban dan mengatakan akan bertanggungjawab. Nanti kita lihat siapa yang memerintahkan melalui CCTV. Jadi begitu bahasa itu keluar, klien kita langsung ditikam dibagian belakangnya sebanyak 2 kali, kepalanya dibacok. Lalu korban lari ke seputaran Hermes tapi masih saja dikejar oleh beberapa orang termasuk aktor intelektualnya. Disitu tadi kita lihat dari CCTV," jelasnya didampingi rekannya, Amrul Sinaga, SH, Akhyar Makawaru, SH dan Natanael, SH.

Romy meminta kepada Kapolsek dan penyidik untuk cepat menangkap aktor intelektualnya berinisial KS dan ND. 

"Sampai saat ini masih 1 orang yang ditangkap. Aktor intelektual ini sudah diketahui identitasnya berinisial KS dan N. Ini yang paling ganas di CCTV. KS ini memiliki hubungan dengan salah satu pejabat di Kota Medan," katanya. 

Sekali lagi, Romy berharap kepada Kapolsek Medan Kota dan Kapolrestabes Medan untuk memberantas premanisme yang sangat meresahkan masyarakat. 

"Kita minta kepada Kapolsek dan Kapolrestabes Medan yang 100 hari kerja telah memberantas narkoba, memberantas perjudian. Tapi tolong berantas premanisme. Karena premanisme di Kota Medan ini sangat-sangat banyak," harapnya mengakhiri. 

Ketika di konfirmasi melalui telepon selulernya, Kapolsek Medan Kota, Kompol Feriawan, SH mengatakan masih mengusahakan menangkap para pelaku. 

"Kita juga masih mengusahakan terus untuk menangkap pelaku-pelakunya," katanya. 

Lalu, Kapolsek juga menerangkan bahwa saat ini, kedua aktor intelektual KS dan N telah ditetapkan sebagai tersangka dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).  

Sebelumnya, Guswanda Anggi Rivaldi Simanjuntak alias Angga (25), warga Jalan M. Nawi Harahap, Medan Kota nyaris tewas dibacok komplotan diduga preman menggunakan senjata tajam pada Minggu dini hari (18/1/2026) di Tempat Hiburan Malam (THM) New Zone. (Rom)
Share:
Komentar

Berita Terkini