Aksi Tawuran Di Simpang Jalan Halat Makan Korban (3). Muspika Diminta Melibatkan Tokoh Masyarakat Dan Agama

Editor: Romeo galung author photo

Presidium GMPC, Dedi Harvi Syahari
 Dedi Harvi Syahari : "Kondisi yang terjadi adalah kealpaan semua pihak termasuk aparat Kepolisian khususnya Polsek Medan Area"

MEDAN - Berulang kali terjadinya aksi tawuran di Jalan Halat - Jalan AR Hakim mendapat kritik keras dari berbagai kalangan. Kali ini dari Presidium Garuda Merah Putih, Dedi Harvi Syahari. 

Ia meminta Muspika khususnya Polsek Medan Area untuk turut melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. 

"Kondisi yang terjadi adalah kealpaan semua pihak termasuk aparat Kepolisian khususnya Polsek Medan Area, seharusnya kejadian yang berulang-ulang dilokasi tersebut sudah terantisipasi dan termonitor dengan melibatkan tokoh masyarakat yang ada,  namun sepertinya terabaikan begitu saja," ujar Presidium Garuda Merah Putih, Dedi Harvi Syahari, Sabtu (7/8/2021). 

Dedi menambahkan, sudah adanya korban luka seharusnya pihak Muspika khususnya Polsek Medan Area untuk segera mengambil pelajaran dan segera menyelesaikan permasalahan tersebut. 

"Adanya korban luka dalam tawuran tersebut sangat kita sesalkan,  hendaknya pihak muspika sudah dapat mengambil hikmah dari kejadian tersebut, bahwa mengabaikan hal-hal yang mengganggu Kamtibmas ini adalah tanggung jawab Muspika termasuk Kepolisian khususnya Polsek Medan Area," harapnya mengakhiri. 

Diberitakan sebelumnya, kembali 2 kelompok pemuda terlibat aksi tawuran di persimpangan Jalan Halat dan Jalan Arief Rahman Hakim. Akibatnya, salah seorang ABG terluka parah tergeletak di jalanan dengan kondisi berdarah-darah, Kamis (5/8/2021) Pukul 04.00 WIB. 

Menurut informasi, aksi tawuran ini sudah kerap terjadi tanpa adanya penyelesaian dari Muspika setempat. Kali ini, salah seorang warga yang diketahui bernama DA terkapar di jalanan diduga akibat terkena lemparan batu. Warga yang melihat kejadian langsung membawa korban ke RS Madani Medan. 

"Korbannya ada 1 orang bang, namanya DA, kalo dari KTP warga Jalan Bromo," ujar warga, Dani. 

Dani menambahkan, kejadian tawuran ini sudah sering terjadi sehingga membuat warga ketakutan. 

"Kami harap aksi tawuran ini bisa diselesaikan pemerintah setempat. Heran juga sampai sekarang gak selesai-selesai," katanya mengakhiri. 

Ketika dikonfirmasi, salah seorang Kepala Lingkungan membenarkan adanya aksi tawuran tersebut. 

"Korban infonya warga Jalan Bromo Gang Belibis tapi kami tanya kepling ga ada namanya warga dia. Korban sudah keluar Rumah Sakit dan berobat jalan," katanya singkat.

Namun sayang, Ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kapolsek Medan Area, Kompol Faidir Chan belum membalas konfirmasi wartawan. (Rom)

Share:
Komentar

Berita Terkini