TOBA | METRO24JAM.CO.ID – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Toba menggelar Sosialisasi dan Advokasi Akreditasi Perpustakaan bagi SMP/MTs negeri dan swasta, perpustakaan desa, serta taman bacaan kelurahan di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan pada Rabu (15/7).
Kegiatan diikuti oleh kepala sekolah, kepala dan pengelola perpustakaan sekolah, kepala desa, lurah, serta pengelola perpustakaan desa dan taman bacaan kelurahan. Tujuannya adalah meningkatkan kesiapan dalam memenuhi standar nasional perpustakaan melalui proses akreditasi.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Toba, Almen Hutagalung, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kualitas pengelolaan perpustakaan. Peserta tidak hanya diberikan pemahaman mengenai kebijakan dan standar akreditasi, tetapi juga dibekali teknis penyusunan dokumen, penyediaan bukti fisik, hingga mekanisme pengajuan.
"Melalui kegiatan ini diharapkan pengelola perpustakaan semakin memahami proses akreditasi sehingga mampu meningkatkan mutu layanan sesuai standar nasional," ujarnya.
Asisten I Pemerintahan Eston Sihotang yang mewakili Bupati Effendi Sintong P. Napitupulu menegaskan bahwa akreditasi bukan sekadar penilaian administratif, melainkan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan perpustakaan sebagai pusat literasi masyarakat.
"Pemerintah Kabupaten Toba berharap seluruh peserta dapat mempersiapkan perpustakaannya dan mengikuti proses akreditasi sesuai persyaratan yang telah ditetapkan," kata Eston membacakan sambutan Bupati.
Kegiatan menghadirkan dua narasumber dari Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Utara, Hairani Lubis dan Dewi Ani Tampubolon, yang memaparkan materi mengenai standar nasional, instrumen penilaian, dan tahapan akreditasi.
Pemkab Toba menargetkan semakin banyak perpustakaan sekolah, desa, dan kelurahan yang memenuhi standar nasional untuk mendukung peningkatan budaya baca masyarakat. (Tomuan S)

