Soroti Kasus Razia di Patumbak, Laporan Terhadap Kepala BNNK Deli Serdang Upaya Melemahkan Pemberantasan Narkoba

Editor: Redaksi1 author photo
MEDAN – Kasus penyerangan dan perusakan mobil dinas BNNK Deli Serdang serta Satpol PP saat merazia narkoba di "Cafe Kita", Patumbak, menuai sorotan tajam dari Praktisi Hukum, Hans Silalahi, S.H., M.H. Ia menilai adanya laporan terhadap Kepala BNNK Deli Serdang merupakan strategi usang untuk melemahkan nyali aparat penegak hukum.

​Hans memberikan apresiasi tinggi terhadap keberanian dan kegigihan personel BNNK Deli Serdang di lapangan. Namun, ia menyayangkan adanya tindakan anarkis dari oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang sengaja menghalangi jalannya operasi.

​"Aksi penyerangan hingga merusak mobil operasional BNNK dan Satpol PP ini tidak bisa ditoleransi. Siapa pun yang terlibat menghalangi petugas dan melakukan perusakan harus segera ditangkap dan diproses hukum!" tegas Hans kepada media, Rabu (8/7).

​Menurut Hans, pihak-pihak yang membuat laporan polisi kepada Kepala BNNK Deli Serdang menunjukkan ketidakpahaman mereka terhadap hukum. Ia mengingatkan aparat kepolisian untuk jeli melihat duduk perkara di Patumbak dan tidak terpengaruh oleh manuver para pelaku.

​"Hukum harus tegak dan dijalankan tanpa pandang bulu. Jangan sampai pembiaran terhadap aksi-aksi seperti ini justru memperlemah kinerja BNN dan Kepolisian dalam membersihkan wilayah kita dari sarang narkoba," lanjutnya.

​Di akhir penyataannya, Hans mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung penuh BNNK Deli Serdang. Menurutnya, perang melawan narkoba adalah tanggung jawab bersama yang tidak boleh kalah oleh intimidasi kelompok tertentu. 

Diberitakan sebelumnya, Razia gabungan tempat hiburan malam (THM) Cafe Kita (Jannah) di Patumbak, yang digelar BNNK Deli Serdang bersama Satpol PP, Subdenpom Lubuk Pakam, Dinas Perizinan, dan Dinas Pariwisata pada Minggu (28/6/2026) dini hari berujung ricuh. (Rom)
Share:
Komentar

Berita Terkini