M Dodi Setiawan Lubis : "Permasalahan narkoba, masalah kita bersama"
BINJAI – Ketua HMI Cabang Binjai, M. Dodi Setiawan Lubis mengapresiasi Polres Binjai yang berkomitmen terus melakukan pencegahan dan pemberantasan narkotika di wilayah hukumnya.
Ia juga menyerukan gerakan bersama dan mengajak seluruh elemen pemuda serta mahasiswa untuk aktif bersinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam memerangi narkoba.
"Berbagai langkah penegakan hukum dan upaya preventif yang telah dilakukan Polres Binjai patut mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar hasilnya semakin optimal," katanya, Selasa (14/07/2026).
Menurut Dodi, permasalahan narkoba bukan hanya tugas aparat penegak hukum semata, melainkan tanggung jawab moral kolektif demi menyelamatkan generasi muda, khususnya di Kota Binjai.
"Masalah narkoba ini adalah persoalan yang sangat berat. Kita tidak bisa menutup mata atau menyerahkan sepenuhnya kepada satu pihak saja. Perlu ada dukungan nyata dan kolaborasi aktif dari semua pihak—baik mahasiswa, pemuda, masyarakat, hingga jajaran pemerintah," ujarnya.
Dalam pernyataannya, Dodi juga menekankan pentingnya peran aktif mahasiswa dan pemuda sebagai Agent Of Change yaitu tidak ragu memberikan informasi terkait dugaan peredaran narkoba di lingkungan sekitar kepada pihak kepolisian.
"Mahasiswa dan pemuda harus berani bersinergi dengan Polri. Jika melihat atau mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkoba, segera beritahukan kepada aparat. Langkah kecil berupa informasi dari kita bisa menyelamatkan generasi bangsa," tegasnya.
Sejalan dengan Semangat BADKO HMI Sumatera Utara
Dodi menyampaikan bahwa ajakan tersebut juga sejalan dengan semangat yang terus digaungkan oleh BADKO HMI Sumatera Utara, yakni mengajak seluruh kader HMI, pemuda, mahasiswa, pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen bangsa untuk bersatu melawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
Menurutnya, penyelamatan generasi muda tidak dapat dilakukan secara parsial. Dibutuhkan persatuan, kepedulian, serta kolaborasi yang kuat dari semua pihak agar ruang gerak peredaran narkoba semakin sempit dan generasi penerus bangsa dapat tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman, dan produktif.
"Perang melawan narkoba harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar. Ketika seluruh elemen masyarakat bersatu, saling mengingatkan, dan saling mendukung, maka kita sedang menjaga masa depan generasi muda Indonesia," ujar Dodi.
Menciptakan Suasana Sejuk dan Damai Bersama Forkopimda
Lebih lanjut, Dodi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan pendekatan yang humanis dan kolaboratif. Ia mengimbau agar semua pihak bergandengan tangan dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
Bergandengan Tangan: Menjalin komunikasi yang solid dengan Forkopimda Kota Binjai, meliputi Pemerintah Kota, TNI, Polri, Kejaksaan, dan Pengadilan.
Menciptakan Kesejukan: Menghindari provokasi serta bersama-sama menjaga iklim sosial yang damai, aman, dan tenteram.
Edukasi Berkelanjutan, menggalakkan sosialisasi bahaya narkoba mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, kampus, hingga masyarakat.
"Mari kita jadikan momentum kepemimpinan Kapolres Binjai yang baru sebagai semangat untuk semakin menguatkan sinergi, merawat kolaborasi, dan menyatukan langkah dalam memerangi narkoba.
Dengan kebersamaan seluruh unsur Forkopimda, mahasiswa, pemuda, dan masyarakat, kita optimistis Kota Binjai dapat menjadi kota yang aman, damai, dan Bersinar (Bersih dari Narkoba), demi menyelamatkan generasi muda sebagai penerus bangsa," tutup Dodi. (RIKI)
