Indonesia Kalah Tipis 0-1 Australia, Nova Arianto Fokus ke Laga Perebutan Posisi Tiga

Editor: 3N author photo

DELI SERDANG | METRO24JAM.CO.ID – Tim nasional Indonesia U19 harus mengubur impiannya melangkah ke final Piala AFF U19 atau ASEAN Boys Championship 2026 setelah kalah dari Australia dengan skor 0-1 pada laga semifinal di Stadion Utama Sumatera Utara. Satu-satunya gol yang mencatatkan kemenangan bagi Australia dicetak Marcus Edward Neil pada menit ke-88.

Australia akan menantang Thailand di babak final yang akan digelar di lapangan yang sama pada Sabtu (13/6) malam pukul 20.15 WIB. Thailand melaju ke final setelah mengalahkan Kamboja dengan skor 4-0 pada laga semifinal lainnya, dengan gol-gol dari Nattahakit Phosri (menit 31), Itthimon Tippanet (menit 45+1 dan 80), serta Udom Sean (menit 88). Sementara itu, perebutan posisi tiga antara Kamboja dan Indonesia akan digelar pada sore harinya pukul 16.00 WIB.

Laga antara Indonesia melawan Australia berjalan dengan tempo tinggi dan disaksikan oleh 22.628 penonton. Pada babak pertama, kedua tim telah berusaha keras untuk mencetak gol namun kedudukan tetap 0-0 hingga peluit akhir babak pertama yang ditiup wasit Bainazarrov Alimardom dari Kirgistan.

Pada babak kedua, pelatih Indonesia Nova Arianto melakukan rotasi pemain dengan menarik keluar Theodore Evan Leeming, Nazriel Alfaro Syahdan, dan Eizar Jacob Tanjung, kemudian memasukkan Reno Salampessy, Jardim, dan Amar Rayhan Brkic. Upaya tersebut mulai menunjukkan progres daya serang Indonesia. Menit ke-66, Amar Rayhan Brkic gagal mengkonversi peluang dari umpan tengah, sedangkan pada menit ke-79, Dimas Adi Prasetyo juga gagal menjebol gawang meskipun telah berdiri bebas setelah menerima umpan dari Amar.

Pada menit ke-88, Marcus Edward Neil berhasil menjebol gawang Indonesia dan membawa keunggulan 1-0 yang bertahan hingga akhir pertandingan.

Usai laga, pelatih Nova Arianto mengaku meski kalah, melawan Australia adalah laga yang luar biasa. Ia melihat progres pemainnya semakin membaik dan banyak hal yang dapat dipelajari, khususnya pentingnya menjaga fokus. "Kami lebih banyak mengandalkan serangan balik menghadapi Australia. Pada babak kedua banyak peluang tercipta namun tidak membuahkan hasil. Fokus berikutnya adalah menghadapi Kamboja untuk perebutan juara ketiga. Turnamen ini akan menjadi evaluasi bagi kami menghadapi prakualifikasi Piala Asia," ujarnya.

Sementara itu, pelatih Australia Richard Garcia mengaku cukup senang dengan kemenangan timnya yang diraih tidak mudah dan siap menghadapi Thailand di final. (Ril) 
Share:
Komentar

Berita Terkini