Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia Lakukan Audensi dengan Wakil Menteri Dalam Negeri di Jakarta

Editor: Redaksi1 author photo
NIAS SELATAN – Bupati Kabupaten Nias Selatan, Sokhiatulo Laia melaksanakan kunjungan kerja dan audensi resmi di kantor Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, yang berlokasi di Jalan Medan Merdeka Utara Nomor 7, Jakarta Pusat, pada Rabu (27/02/2026). Audensi tersebut diterima langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya, dalam suasana yang hangat dan produktif.
 
Perjalanan Bupati Sokhiatulo Laia ke ibukota merupakan bagian dari upaya strategis untuk menyampaikan kondisi riil dan kebutuhan mendesak dari daerah kepada pemerintah pusat. Sebagai daerah yang memiliki karakteristik geografis unik dengan pulau-pulau tersebar dan sebagian besar wilayah masuk dalam kategori 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar), Kabupaten Nias Selatan menghadapi tantangan khusus dalam pelaksanaan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
 
Pada kesempatan pertemuan tersebut, Bupati Sokhiatulo Laia secara rinci menyampaikan gambaran kondisi aktual daerah, mulai dari perkembangan sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur dasar yang masih perlu mendapatkan dukungan lebih besar dari pusat. Salah satu poin utama yang menjadi fokus pembahasan adalah percepatan pembangunan titik-titik Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah pelosok yang sulit dijangkau.
 
"Kami sangat berharap dukungan dari Kementerian Dalam Negeri untuk dapat mempercepat pembangunan dapur MBG di daerah-daerah 3T di Nias Selatan. Saat ini, masih banyak anak-anak dan masyarakat yang kesulitan mengakses makanan yang cukup dan bergizi akibat lokasi yang terpencil serta keterbatasan sarana transportasi," jelas Bupati Sokhiatulo Laia dalam sambutannya selama audensi.
 
Selain masalah pemberdayaan gizi masyarakat, kedua pihak juga membahas secara mendalam tentang permasalahan akses dan konektivitas antar wilayah di Kabupaten Nias Selatan. Kondisi geografis yang didominasi oleh wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil menyebabkan jarak tempuh antar kecamatan bahkan antar desa menjadi sangat jauh, sementara kemampuan keuangan daerah yang terbatas belum mampu memenuhi kebutuhan pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, serta sarana transportasi laut yang dibutuhkan untuk menghubungkan berbagai wilayah.
 
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya menyampaikan perhatiannya terhadap kondisi yang dihadapi Kabupaten Nias Selatan dan mengakui bahwa daerah-daerah 3T seperti Nias Selatan memerlukan pendekatan khusus serta dukungan yang terarah dari pemerintah pusat. "Kami akan melakukan kajian mendalam terhadap usulan-usulan yang diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Nias Selatan. Pemerintah pusat siap bekerja sama erat untuk membantu mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah tersebut," ujar Bima Arya.
 
Dalam pertemuan yang berlangsung selama lebih dari satu jam tersebut, juga dibahas beberapa agenda penting lainnya, antara lain peningkatan kapasitas aparatur pemerintah daerah, penguatan program penanggulangan kemiskinan berbasis komunitas, serta upaya percepatan penataan ruang dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan di wilayah Nias Selatan.
 
Tim pendamping Bupati yang terdiri dari Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Nias Selatan juga turut memberikan paparan terkait kondisi sektor masing-masing dan kebutuhan spesifik yang diperlukan untuk mendukung pembangunan daerah.
 
Setelah menyelesaikan audensi di Kementerian Dalam Negeri, Bupati Sokhiatulo Laia juga merencanakan untuk melakukan kunjungan kerja ke beberapa kementerian dan lembaga terkait lainnya di Jakarta dalam beberapa hari ke depan, guna menyampaikan aspirasi dan kebutuhan daerah serta menjalin kerja sama yang lebih erat dalam berbagai sektor pembangunan.
 
"Kunjungan kali ini menjadi momentum penting bagi kami untuk menyampaikan secara langsung kondisi dan harapan masyarakat Nias Selatan kepada pemerintah pusat. Kami berharap hasil dari pertemuan ini dapat segera diwujudkan dalam bentuk program dan dukungan konkret yang bermanfaat bagi kemajuan daerah," pungkas Bupati Sokhiatulo Laia sebelum meninggalkan kantor Kementerian Dalam Negeri. (F Buulolo) 
Share:
Komentar

Berita Terkini