MEDAN | METRO24JAM.CO.ID — Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara hingga Rabu (21/10/2026) telah mengamankan enam orang terkait kasus penembakan Wakil Komandan Komando Inti (Wadan Koti) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Deli Serdang, Doni Pacek.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Dr Ferry Walintukan mengatakan, keenam orang tersebut masih berstatus sebagai saksi dan pemeriksaan terhadap mereka masih terus dilakukan.
“Ada 6 orang berhasil kita amankan. Untuk status masih sebagai saksi dalam kasus ini,” ujar Ferry, Rabu (21/10/2026).
Dari enam orang yang diamankan, satu di antaranya diduga berkaitan dengan aksi penembakan. Namun, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan peran masing-masing pihak serta mengungkap pelaku utama dalam kasus tersebut.
“Masih didalami untuk pelaku utama. Besok akan disampaikan (pers rilis-red),” kata Ferry.
Sebelumnya, pada Selasa (20/10/2026), Polda Sumut menyampaikan bahwa tiga warga sipil telah diamankan untuk dimintai keterangan sebagai saksi.
“Ada 3 orang warga sipil diamankan sebagai saksi. Untuk otak pelaku penembak masih dalam proses pengejaran,” ujar Ferry saat itu.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, ketiga saksi tersebut menyampaikan bahwa setelah kejadian penembakan, terduga pelaku utama langsung melarikan diri.
Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap secara terang peran masing-masing pihak, termasuk mengejar pelaku utama yang diduga terlibat dalam aksi penembakan tersebut.
Polda Sumut dijadwalkan memberikan keterangan lebih lanjut dalam konferensi pers pada Kamis (22/10/2026).
