SERDANG BEDAGAI | METRO24JAM.CO.ID – Kecelakaan fatal menimpa petugas perawatan jalan tol di ruas Jasa Marga Kuala Namu–Tebing Tinggi (JMKT), tepatnya di KM 52+800 Jalur A, Desa Adolina, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, pada Selasa (1/9/2026).
Tiga pekerja pemotong rumput ditabrak dump truck Hino bernomor polisi B 9129 UM saat sedang melakukan pekerjaan rutin, mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan satu lainnya luka ringan.
Kasi Humas Polres Sergai AKP Bringin Jaya menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika dump truck yang dikemudikan Dimas Rezha Prihandana (31) melaju dari arah Medan menuju Tebing Tinggi. Saat itu, tiga petugas sedang menghentikan mobil operasional Suzuki Pick Up BB 8991 FP, memasang lima traffic cone, dan mengeluarkan mesin babat rumput.
Korban Sofian (51) dan Eka Maulana (32) duduk berdekatan di garis putih perbatasan jalur lambat, sementara Juhri (52) berada di area sekitarnya. Tiba-tiba, dump truck menabrak traffic cone, menggilas mesin babat, dan menyeret ketiga korban ke bawah kolong truk.
Akibat kejadian tersebut, Sofian (warga Dusun I, Desa Lengau Seprang, Tanjung Morawa) dan Eka Maulana (warga Dusun III, Desa Petangguhan, Galang) dinyatakan meninggal dunia di lokasi. Sementara Juhri (warga Dusun VI, Desa Kotasan, Galang) mengalami luka ringan dan telah dievakuasi ke RS Melati Perbaungan.
Petugas Satlantas Polres Sergai telah mengamankan barang bukti berupa dump truck Hino, Suzuki Pick Up, mesin babat, dan traffic cone, serta memperkirakan kerusakan materiil senilai Rp100.000.
Polres Sergai mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk selalu waspada terhadap zona perawatan jalan, mengurangi kecepatan saat melihat tanda peringatan atau kendaraan operasional, dan tidak memaksakan diri mendahului di area terbatas.
Bagi perusahaan pengelola tol dan kontraktor perawatan, kami menekankan pentingnya penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) keselamatan kerja yang lebih ketat, termasuk penempatan buffer zone yang memadai dan penggunaan APD reflektif standar tinggi untuk mencegah terulangnya tragedi serupa. (Ril)
