-->

Kembalikan Toba Sebagai Sentra Pertanian, Dinas Pertanian Tetapkan Pola & Tertib Tanam Baru

Editor: 3N author photo


TOBA | METRO24JAM.CO.ID  — Dinas Pertanian Kabupaten Toba mulai menata ulang pola tanam dan menerapkan tertib tanam di seluruh wilayah Kabupaten Toba. Kebijakan ini diambil untuk memperkuat Toba sebagai kawasan sentra pertanian, meningkatkan produktivitas, serta menekan penyebaran hama dan penyakit tanaman.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Toba, Lena Pardede, menjelaskan meskipun Toba dikenal sebagai daerah surplus beras, pola tanam yang tidak terkoordinasi memicu risiko hama dan penyakit. Oleh karena itu, pemerintah melibatkan pemerintah desa dan kelompok tani untuk mengatur jadwal tanam hingga panen agar lebih terpadu.

"Kita kembalikan Toba sebagai kawasan pertanian. Pola tanam dan tertib tanam diterapkan untuk mengurangi sebaran hama dan penyakit," ujar Lena, Senin (14/9/2026).

Sosialisasi Bertahap ke 16 Kecamatan

Sosialisasi perdana telah dimulai di Kecamatan Balige, Tampahan, Laguboti, dan Lumban Julu. Pekan depan tim akan turun ke desa-desa bagi kelompok tani yang siap berkomitmen menerapkan pola tanam teratur. Pengaturan di tingkat desa juga diharapkan memperlancar penyaluran bantuan benih dan pupuk agar lebih tepat sasaran.

Untuk mendukung peningkatan indeks pertanaman, Toba telah menerima 130 unit pompa air (tahap I & II), dengan 70 unit lagi siap disalurkan. Dukungan lain mencakup:

- ✅ 50 unit irigasi perpompaan & 7 unit irigasi perpipaan dari Sabam Rajagukguk/Komisi I DPR RI

- ✅ Pengembangan lahan 500 hektare

- ✅ Pembangunan 5 unit irigasi perpipaan & 5 unit irigasi perpompaan dari Dinas Pertanian Toba

1.066 Kelompok Tani Diminta Bertanggung Jawab

Lena mengimbau 1.066 kelompok tani di 16 kecamatan agar memanfaatkan bantuan secara bersama-sama, efektif, dan tidak dikuasai perorangan. "Setiap anggota berhak memakai dan berkewajiban menjaga fasilitas negara ini," tegasnya. (Tomuan S/Ril)

Share:
Komentar

Berita Terkini