Anak SD 11 Tahun di Asahan Diajak Belanja Narkoba Hingga Dicekoki, Sampai Kejang & Diduga Sakau

Editor: 3N author photo


ASAHAN |METRO24JAM.CO.ID — Fenomena narkotika di Kabupaten Asahan kini semakin mengkhawatirkan, karena mulai menjamur ke kalangan anak-anak di bawah umur, bahkan siswa Sekolah Dasar (SD). Seorang anak berusia 11 tahun, siswa kelas 6 SD di Kecamatan Kisaran Timur, diduga sudah terpapar narkotika jenis sabu-sabu hampir selama satu tahun.

Anak itu mengaku sempat diajak berbelanja narkoba, bahkan dicekoki, hingga tubuhnya sering kejang dan tampak seperti orang yang sedang sakau.

Keluarga baru menyadari hal ini setelah mendapati gelagat anak yang tidak wajar setiap pulang bermain.

Di Kecamatan Bandar Pulau juga ditemukan kasus serupa: seorang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) diduga diperdayakan oleh bandar narkoba untuk menjadi kurir pengedar.

Ketua Lembaga Pemerhati Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia (LPPAI) Kabupaten Asahan, Suyono SW, membenarkan peristiwa tersebut. "Kita berada di rumah anak sekolah dasar yang ternyata mengalami hal ini sudah hampir satu tahun.

Anak ini awalnya diajak, lalu diiming-imingi, dan akhirnya dicekoki narkoba," ujar Suyono, Sabtu (15/8/2026).

Suyono menekankan situasi ini sangat riskan dan tidak semestinya terjadi. Ia khawatir jika tidak segera ditangani, anak-anak ini kelak akan menjadi pengedar maupun kurir narkoba.

Bahkan orang tua asuh sang anak  neneknya  mengaku cucunya sering membawa uang dalam jumlah banyak yang tidak diketahui asalnya.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) serta Dinas P2KBP3A Kabupaten Asahan untuk melakukan asesmen dan pendampingan psikis maupun mental bagi sang anak, termasuk langkah rehabilitasi atas persetujuan keluarga.

"Ini harus menjadi sorotan serius bagi Pemkab Asahan, Dinas terkait, maupun Polres Asahan. Jangan sampai cita-cita Indonesia Emas justru berubah menjadi Indonesia Cemas," pungkas Suyono.

Ia juga mengingatkan orang tua untuk lebih ketat mengawasi aktivitas anak dan mengetahui sumber uang yang mereka bawa. (Ril)


Sumber Cr2/Tribun-medan

Share:
Komentar

Berita Terkini