Polres Pelabuhan Belawan Ungkap Komplotan Begal Residivis, Tiga Pelaku Diamankan

Editor: Syahril author photo

METRO24JAM.CO.ID | MEDAN – Kepolisian Resor Pelabuhan Belawan bersama tim gabungan Jatanras Polda Sumut dan Polsek Medan Labuhan berhasil mengungkap jaringan komplotan begal yang menyerang seorang ibu dan anaknya di Jalan KL. Yos Sudarso, Kelurahan Titipapan, Kecamatan Medan Deli, pada Jumat (8/5/2026). Dari lima anggota kelompok tersebut, polisi telah menangkap tiga orang, sementara dua lainnya masih dalam pengejaran.
 
Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Rosef Efendi, dalam konferensi pers di Mapolsek Medan Labuhan, Selasa (19/5/2026), memaparkan peran masing-masing tersangka. Pelaku berinisial AAL bertindak sebagai joki sekaligus eksekutor yang dinilai paling kejam karena bertindak membacok kaki anak korban. Pelaku kedua, DS, bertugas membawa kabur sepeda motor Honda Scoopy milik korban. Sedangkan pelaku ketiga berinisial AS berperan sebagai penadah yang membeli barang curian lewat pasar daring di media sosial Facebook.
 
“AS ini membeli sepeda motor hasil kejahatan dari postingan di media sosial. Kelompok ini adalah residivis yang sudah terorganisir rapi, ada pembagian tugas jelas mulai dari penyedia tempat, senjata tajam, hingga pelaku di lapangan. Salah satu anggotanya sudah tercatat berurusan dengan hukum sejak 2024,” tegas AKBP Rosef Efendi.
 
Berdasarkan pengakuan pelaku, motor hasil kejahatan dijual seharga Rp3,2 juta. Uang hasil penjualan dibagi rata dan habis digunakan untuk bersenang-senang. Dari pengecekan kesehatan, salah satu tersangka diketahui positif mengonsumsi narkoba jenis amfetamin.
 
Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain pelat nomor yang sempat dibuang pelaku, sisa uang hasil penjualan, serta ponsel yang dipakai untuk transaksi. Para tersangka dijerat pasal berlapis, di mana pelaku penadah diancam Pasal 591 KUHPidana Tahun 2023 dengan hukuman maksimal 12 tahun penjara.
 
AKBP Rosef menegaskan pihaknya memiliki data lengkap dua pelaku yang masih buron dan akan terus mengejar hingga tuntas. Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat berkendara malam hari serta berani melapor ke kantor polisi terdekat jika menjadi korban atau melihat kejadian serupa. (RiL3N)
Share:
Komentar

Berita Terkini