TOBA - Dalam rangka meningkatkan kesiapan penyelenggaraan transportasi serta memastikan kelancaran arus lalu lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H / Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Toba melalui Dinas Perhubungan menggelar Rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Kabupaten Toba pada (4/3/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang rapat staf ahli bupati toba dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan yang tergabung dalam Forum LLAJ Kabupaten Toba.
Forum ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Bupati Toba Nomor 158 Tahun 2026 tentang Pembentukan Tim Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kabupaten Toba Tahun 2026, yang bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung kelancaran transportasi serta meningkatkan keselamatan lalu lintas di wilayah Kabupaten Toba.
Rapat forum dihadiri oleh berbagai instansi terkait, di antaranya unsur Pemerintah Kabupaten Toba, Satuan Lalu Lintas Polres Toba, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumatera Utara, KSOPP Danau Toba, PT ASDP Danau Toba, serta PT Jasa Raharja Balige.
Selain itu, turut hadir perwakilan dari sejumlah badan usaha dan pemangku kepentingan lainnya yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan lalu lintas dan angkutan jalan di wilayah Kabupaten Toba.
Dalam forum tersebut, sejumlah agenda strategis dibahas secara komprehensif, antara lain persiapan penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2026, rencana pembentukan Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan selama periode arus mudik dan arus balik, pembatasan operasional kendaraan barang selama masa angkutan lebaran, serta identifikasi potensi titik rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Toba.
Diskusi juga menyoroti pentingnya kesiapan sarana dan prasarana transportasi, pengaturan arus lalu lintas di jalur-jalur strategis, serta peningkatan koordinasi antarinstansi dalam rangka meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas dan kepadatan kendaraan selama periode Lebaran.
PT Jasa Raharja Balige sebagai salah satu anggota Forum LLAJ turut berpartisipasi aktif dalam forum tersebut.
Kehadiran Jasa Raharja merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung upaya peningkatan keselamatan berlalu lintas serta memberikan perlindungan kepada masyarakat melalui pelayanan santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas.
Melalui forum koordinasi ini, diharapkan seluruh pihak dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menyusun langkah-langkah strategis guna memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama masa Angkutan Lebaran 2026. Selain itu, forum ini juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi potensi permasalahan di lapangan sehingga dapat dilakukan langkah antisipasi secara lebih dini.
Dengan adanya koordinasi yang baik antarinstansi dan pemangku kepentingan, diharapkan penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2026 di Kabupaten Toba dapat berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama periode mudik dan arus balik Lebaran. (Red)
