MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran (Angleb) 2026/1447 H di Aula Kantor Dishub Provsu, Jalan Imam Bonjol No. 61 Medan. Rapat dipimpin oleh Sekretaris Dishub Provsu dan dihadiri unsur Forkopimda, instansi vertikal, BUMN/BUMD sektor transportasi, operator angkutan, serta perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Sumatera Utara sebagai bentuk komitmen bersama menghadirkan mudik yang aman dan lancar.
Dalam pemaparan rapat disampaikan bahwa Sumatera Utara menempati peringkat ke-10 sebagai asal perjalanan dan ke-6 sebagai tujuan perjalanan nasional saat Lebaran, dengan potensi pergerakan mencapai 4,5 juta orang. Pergerakan internal diprediksi didominasi Kota Medan, Deli Serdang, dan Pematangsiantar sebagai daerah asal, serta Medan, Karo, dan Samosir sebagai tujuan utama. Jalur Medan–Tebing Tinggi–Kisaran–Rantauprapat hingga perbatasan Riau diproyeksikan menjadi titik kepadatan yang memerlukan pengawasan intensif.
Sejumlah langkah strategis disiapkan, mulai dari survei kesiapan prasarana jalan, pelaksanaan mudik gratis, rampcheck kendaraan, pembentukan posko terpadu, hingga pengawasan pembatasan operasional angkutan barang. DPD Organda Sumut menyatakan kesiapan ratusan armada bus AKDP dan AKAP dengan ribuan kursi penumpang, yang seluruhnya akan melalui pemeriksaan kelaikan teknis dan kesehatan pengemudi demi menjamin keselamatan perjalanan.
Dukungan lintas moda juga ditegaskan. PT Kereta Api Indonesia Divre I Sumut menyatakan kesiapan layanan kereta api termasuk program mudik gratis. Di sektor udara, PT Angkasa Pura Aviasi menyiapkan posko terpadu di Bandara Kualanamu selama periode arus mudik dan balik. Sementara di sektor laut, KSOP Utama Belawan bersama stakeholder pelabuhan serta PT Pelni memastikan kesiapan kapal, jadwal arus balik, serta layanan mudik gratis pada rute tertentu.
Aspek pengamanan dan perlindungan penumpang turut menjadi perhatian. Polda Sumatera Utara memastikan kesiapan personel untuk pengamanan arus lalu lintas, sementara PT Jasa Raharja Wilayah Sumut mendukung pelaksanaan rampcheck serta memastikan perlindungan bagi penumpang angkutan umum. Ketersediaan energi juga dijamin oleh Pertamina melalui pengoperasian SPBU 24 jam dan penyiapan SPBU modular di sejumlah rest area.
Melalui koordinasi yang solid dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, Angkutan Lebaran 2026 di Sumatera Utara diharapkan berjalan tertib, aman, dan selamat. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima demi mendukung kelancaran mudik tahun ini. (Red)
