Korban Orang Susah! Pelaku Pengeroyokkan Menggunakan Balok dan "Senpi" Tak Kunjung Ditangkap

Editor: Redaksi1 author photo
MEDAN - Kasus pengeroyokkan menggunakan senjata balok dan "senpi" yang dialami Surya Dana (27) tampaknya lamban ditangani oleh Polsek Medan Tembung. Pasalnya hingga saat ini para pelaku tak kunjung ditangkap. Orangtua korban, Milawati Kesuma merasa kecewa. Ia menduga karena korban merupakan orang susah hingga para pelaku masih bebas berkeliaran.

"Tolonglah bantu pak, kasihan anak saya pak. Sebulan terbaring terus, bantu kami. Kami orang susah. Pakai apa kami mengobatinya," ujarnya terlihat sedih, Jumat (27/3/2026). 

Milawati memohon agar pelaku pengeroyokkan terhadap anaknya segera ditangkap. 

Dilokasi terpisah, salah seorang saksi yang melihat aksi brutal pengeroyokkan tersebut, Hendra Gunawan menegaskan bahwa saat kejadian ia melihat korban meringkuk sambil dipukuli. 

"Pelaku sekitar 4 sampai 5 orang menggunakan balok, tangan dan kaki. Dia (Dana) dituduh mencuri ternyata bukan dia, terlihat dari CCTV. Memang bukan dia," terangnya. 

Hendra menjelaskan bahwa saat kejadian ia berada di lokasi dan melihat langsung. Yang saya lihat jelas pelakunya cina itu bersama orang suruhannya," terangnya. 

Ia juga menambahkan, saat kejadian korban mengalami luka lebam di wajah, badan (punggung). Pelaku saya lihat menggunakan balok," kata Hendra mengakhiri. 

Ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kanit Reskrim Polsek Medan Tembung, Iptu P Sitanggang mengatakan bahwa sedang menindaklanjuti laporan korban. 

"Sudah ditindaklanjuti, pengacaranya yang sudah berkomunikasi dengan penyidik," ujarnya singkat.

Diberitakan sebelumnya, Surya Dana (27) warga Tembung yang sehari-harinya bekerja sebagai "Pak Ogah" disekap selama 7 jam dan dianiaya secara brutal dengan menggunakan meja dan kayu broti. Korban juga diancam tembak dengan menggunakan senjata api (senpi) oleh pemilik toko dan orang-orang suruhannya. Akibat kejadian, korban muntah darah, seluruh kepala dan badan membiru akibat penganiayaan tersebut, Selasa (3/2/2026). (Rom)
Share:
Komentar

Berita Terkini