MEDAN - Warga Kelurahan Polonia memprotes keras pembangunan Perumahan Mewah Jewel Villas yang tidak pernah disosialisasikan kepada masyarakat terdampak.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Camat yang bersedia mendengar keluhan langsung dari masyarakat terdampak pembangunan Jewel Villas,” tegas Arief Darmojo, perwakilan masyarakat, di hadapan Camat Medan Polonia Rangga Karfika Sakti dan Lurah Polonia Fitra Azmayanti Nasution.
Arief menegaskan perlunya solusi permanen agar proyek tersebut tidak memberikan dampak negatif bagi lingkungan permukiman.
“Aspirasi warga harus disampaikan kepada semua pihak terkait termasuk Wali Kota Medan, agar pembangunan ini tidak merugikan warga Lingkungan I dan II Kelurahan Polonia,” tandasnya.
Masyarakat telah membentuk Perkumpulan Masyarakat Polonia Medan (PASPOM) untuk mengawal kepentingan warga yang terdampak baik oleh Jewel Villas maupun Lapangan Padel “The Most Exclusive Padel Experience” di Jalan Mongonsidi/Gang D.
Tokoh masyarakat Yom Alizar mengungkapkan kekhawatiran serius bahwa selain belum memiliki izin resmi, pihak pengembang Lapangan Padel juga mengabaikan sistem drainase yang berpotensi memicu banjir di kawasan tersebut.
Sementara itu, seorang warga bernama Sigalingging mengemukakan sejumlah masalah krusial lainnya: penerangan jalan yang sangat minim, tidak adanya Pos Siskamling, pemangkasan pohon yang tidak bertanggung jawab, serta lahan kosong yang dibiarkan terlantar dan berpotensi menjadi sarang masalah sosial.
Menanggapi keluhan warga, Camat Rangga Karfika Sakti menyatakan bahwa program “Camat Menyapa” adalah upaya nyata pemerintah kecamatan untuk menyerap aspirasi langsung dari masyarakat.
“Di awal tahun 2026 ini, kami berkomitmen untuk mencari solusi konkret atas setiap permasalahan yang dihadapi warga,” ujarnya.
Saat dilakukan peninjauan langsung ke lokasi Jewel Villas, ditemukan drainase yang rusak akibat aktivitas pembangunan. Sedangkan di Lapangan Padel, konfirmasi ditemukan tidak adanya Persetujuan Bangunan dan Gedung (PBG) yang terpasang serta tidak ada upaya apapun dari pihak pengembang untuk membangun sistem drainase.
