Lapak Judi Dadu Putar 'Pak Kulit' di Dusun 1 Desa Patumbak Diduga Kebal Hukum

Editor: Redaksi1 author photo
PATUMBAK - "Las Vegas" Perjudian dadu putar dan tembak ikan di halaman belakang warung Pak Kulit tepatnya di Dusun 1 Desa Patumbak, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang membuat masyarakat sekitar resah. Ironisnya lokasi ini dikenal luas aman dari penggrebekan petugas Kepolisian. Bahkan lokasi penyakit masyarakat ini disebut telah berjalan bertahun-tahun tanpa ada tindakan tegas dari aparat.
 
Masyarakat menduga lokasi judi tersebut tidak digrebek dikarenakan pihak panitia diduga telah memberikan "Rembang Pati" kepada anggota aparat hukum (APH) Polsek Patumbak wilayah Polrestabes Medan.
 
Pantauan media pada Minggu sore (19/01/2026) menunjukkan omset perjudian setiap putaran mencapai puluhan juta rupiah, terlihat dari jumlah uang yang terkumpul di tempat penyimpanan khusus. Selain judi, lokasi tersebut juga diduga menjadi sarana bagi pengguna narkoba karena dianggap aman dari pengawasan aparat.
 
"Para pemain judi gak takut dengan penggrebekan. Jika kalah bermain, panitia (onces) bahkan memberikan uang tambahan atau "uang minyak" kepada mereka. Keberadaan lapak judi tersebut bahkan terkesan seperti telah dilegalkan," ujar salah seorang warga yang namanya takut disebutkan. 
 
Sementara itu, masyarakat Patumbak meminta agar Polrestabes Medan dan Polsek Patumbak mengambil tindakan tegas untuk menutup lokasi judi tersebut, bukan hanya sekadar melakukan dokumentasi foto.
 
"Kami berharap pihak kepolisian segera menutup judi dibelakang warung Pak Kulit ini, jangan hanya foto dokumentasi saja yang diambil," ujar salah satu warga yang tidak mau menyebutkan namanya.

Judi dadu tersebut berada di Dusun 1 Desa Patumbak, Kecamatan Patumbak Kabupaten Deliserdang tepat bersebelahan dengan Desa Namo Suro Baru, Kecamatan Biru Biru. 

"Sepertinya memang sudah seperti legal keberadaannya dan mungkin sudah dilegalkan APH Patumbak," terang warga terlihat kesal. 

Kapolsek Patumbak, Kompol Daulat Simamora, ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp, mengatakan akan segera melakukan pemeriksaan dan menindaklanjuti laporan tersebut.

"Akan segera dicek dan akan menindak lanjuti," katanya singkat. (Tim)
Share:
Komentar

Berita Terkini