Ngerii!!! Mesin Judi Tembak Ikan Bendera NBH Berkibar di Deli Tua dan Patumbak

Editor: Redaksi1 author photo
MEDAN – Praktik perjudian mesin tembak ikan marak di wilayah hukum Polsek Delitua dan Polsek Patumbak, Polrestabes Medan. Penyakit masyarakat dengan Bendera NBH ini beroperasi secara terbuka, seolah kebal hukum dari aparat penegak hukum.
 
Ironisnya, aparat penegak hukum seakan Tutup Mata dengan aktifitas perjudian tersebut. Sehingga menimbulkan prasangka pihak Aparat menerima UPETI dari Bandar. 
 
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jaringan judi mesin tembak ikan ini diduga kuat dikendalikan oleh seseorang berinisial NBH. Nama tersebut disebut-sebut sebagai "bendera" yang menjamin kelancaran operasional di lapangan.
 
"Kalau tidak ada yang membekingi, mana mungkin mereka berani buka terang-terangan," ujar seorang warga setempat yang tidak ingin disebutkan namanya, Sabtu (13/12/2025).
 
Dugaan penggunaan "bendera NBH" semakin memperkuat asumsi publik bahwa praktik ini bukan sekadar permainan biasa, melainkan masuk dalam dugaan pembiaran sistematis.
 
Hingga berita ini diterbitkan, belum terlihat adanya tindakan dari Polsek Delitua, Polsek Patumbak, maupun Polrestabes Medan untuk menutup, menertibkan, atau membongkar jaringan perjudian tersebut.
 
Situasi ini memantik kritik tajam. Pembiaran perjudian tidak hanya melukai rasa keadilan masyarakat, tetapi juga berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Hukum seolah hanya tajam ke bawah, namun tumpul ketika berhadapan dengan jaringan yang "punya nama".
 
Masyarakat mendesak Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H. dan Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto untuk turun tangan langsung. Evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Polsek Delitua dan Patumbak, termasuk perintah penindakan tegas tanpa pandang bulu.
 
Sayangnya, upaya konfirmasi wartawan kepada Kapolrestabes Medan pada Minggu (14/12/2025) sekitar pukul 12.30 WIB melalui pesan WhatsApp tidak mendapat respons, yang menambah panjang daftar pertanyaan publik. (Rom) 
Share:
Komentar

Berita Terkini