-->

Kritik Harus Berbasis Fakta, Seruan Dewan Pendidikan Deli Serdang Soal Etika Bermedia Sosial

Editor: 3N author photo


DELI SERDANG | METRO24JAM.CO.ID — Dewan Pendidikan Kabupaten Deli Serdang melalui Dr. H. Harun Lubis, ST., M.Psi., menyampaikan keprihatinan terhadap maraknya narasi di media sosial yang dinilai berpotensi menyesatkan, memicu provokasi, dan mengganggu persiapan Generasi Emas Indonesia 2045.

Melalui seruan "Gerakan Sigap Tolak Medsos Menyesatkan dan Merusak Pola Pikir Generasi Emas 2045", ia mengajak seluruh elemen masyarakat lebih bijak bermedia sosial. Kebebasan berpendapat dan kritik terhadap pemerintah diakui sebagai bagian demokrasi, namun harus disertai tanggung jawab, berbasis fakta, serta menggunakan bahasa yang santun.


"Kritik yang sehat sangat diperlukan untuk perbaikan. Tapi kritik harus dibangun berdasarkan data dan fakta, bukan pemelintiran informasi maupun narasi yang menyesatkan," ujar Harun.


Ia mengingatkan agar ruang publik tidak dijadikan tempat menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat diajak membiasakan tabayun sebelum menyebarkan informasi, menjaga kesantunan berbahasa, dan mengedepankan kritik yang konstruktif demi kepentingan bersama.

"Tujuan kita satu: menciptakan lingkungan digital yang sehat, sehingga generasi muda tumbuh cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia. Perbedaan pendapat tidak harus berujung pada permusuhan," pesannya. (Ril)

Share:
Komentar

Berita Terkini