TEBING TINGGI | METRO24JAM.CO.ID – Karir seorang guru di salah satu SMA di Tebing Tinggi terancam hancur setelah tersandung kasus penyebaran foto tak senonoh bersama seorang pria.
Sebagai langkah awal, pihak sekolah dan Dinas Pendidikan telah menonaktifkan sementara guru tersebut guna menjalani pemeriksaan mendalam.
Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Andika Yehezkiel Sembiring, membenarkan status nonaktif tersebut.
“Benar yang bersangkutan sudah dinonaktifkan sementara dalam proses pemeriksaan.
Sudah diambil BAP (Berita Acara Pemeriksaan) dan kasus akan diteruskan ke Inspektorat,” ungkapnya, Sabtu (29/8/2026).
Mengaku, Dua Kasus Berbeda
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Sumut, Salman Tanjung, menjelaskan guru tersebut telah mengakui keaslian foto yang beredar.
Pihaknya menemukan adanya dua peristiwa terpisah yang sama-sama sedang diproses:
1. Kasus Foto Vulgar: Terjadi pada tahun lalu, namun foto yang viral saat ini berbeda dengan yang sudah diperiksa sebelumnya.
2. Kasus Foto Mesra: Bersangkutan terjaring kasus berfoto mesra dengan pria yang diketahui sedang dalam proses perceraian dan bukan suami korban. Pria di dalam foto juga dinyatakan tidak memiliki hubungan khusus dengan guru tersebut.
“Pria itu bukan suaminya, tidak ada hubungan resmi. Saat kami memeriksa kasus foto mesra dengan tetangga, tiba-tiba muncul lagi kasus foto vulgar lama,” jelas Salman.
Sudah Seminggu Tak Mengajar, Proses Berlanjut
Guru ini diketahui sudah tidak menjalankan tugas mengajar sejak seminggu terakhir.
Penanganan kasus telah rampung di tingkat sekolah dan Cabang Dinas, lalu resmi dilaporkan ke Dinas Pendidikan Provinsi pada Jumat kemarin.
“Kasus ini menjadi pelajaran keras dan peringatan bagi seluruh insan pendidikan agar menjaga nama baik profesi,” tegas Salman.
Pihak berwenang menegaskan sanksi berat akan dijatuhkan sesuai aturan yang berlaku setelah pemeriksaan tuntas. (Ril)
