Mengusung Semboyan: "Tak Harus Sedarah Untuk Bersaudara"
MEDAN | METRO24JAM.CO.ID - Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Provinsi Sumatera Utara secara resmi diresmikan di Komplek J-City, Medan, pada Minggu 2/8 2026. Peresmian ditandai dengan suasana penuh kebersamaan dan semangat persatuan, dihadiri perwakilan DPD GRIB Jaya dari seluruh Indonesia, serta unsur organisasi kemasyarakatan lainnya.
Ketua DPD GRIB Jaya Sumatera Utara, Samsul Tarigan, dalam laporannya menyampaikan bahwa kehadiran kantor baru ini menjadi wujud komitmen organisasi untuk semakin dekat dengan masyarakat dan memperkuat pelayanan serta sinergi di wilayah Sumatera Utara.
Sebagai wujud kepedulian sosial, GRIB Jaya Sumatera Utara juga menyalurkan santunan kepada 500 anak yatim dalam acara tersebut. Langkah ini menunjukkan bahwa kehadiran organisasi tidak hanya bergerak di bidang advokasi dan kemasyarakatan, tetapi juga nyata dalam berbagi dan meringankan beban sesama.
Hadir menyaksikan peresmian antara lain perwakilan Pemuda Karya Nasional (PKN), Pemuda Pancasila (PP), Ikatan Pemuda Karya (IPK), serta tokoh masyarakat dan undangan lainnya dari berbagai daerah.
Dalam kata sambutannya, Bapak Hercules R.M. Tarigan menegaskan pentingnya persatuan dan kebersamaan tanpa sekat, sejalan dengan semboyan yang diusung: "Tak Harus Sedarah Untuk Bersaudara".
"Kita harus bersinergi dengan pemerintah, khususnya Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kota Medan, demi kemaslahatan bersama dan kemajuan daerah ini," ujar Hercules.
Di akhir sambutan, beliau menyampaikan pesan penuh semangat kepada seluruh kader dan pengurus:
"Kalau takut jangan ikut. Kalau ikut jangan takut."
Pesan ini mengandung makna bahwa setiap langkah pengabdian dan perjuangan untuk kepentingan rakyat harus dilakukan dengan keberanian, ketulusan, dan penuh tanggung jawab, tanpa gentar menghadapi tantangan.
Acara peresmian berlangsung khidmat dan tertib, ditutup dengan harapan agar keberadaan kantor DPD GRIB Jaya Sumatera Utara dapat menjadi rumah bersama, mempererat tali persaudaraan antarunsur masyarakat, serta menjadi mitra yang konstruktif bagi pemerintah dalam membangun Sumatera Utara yang lebih sejahtera. (Ril)
