Harga BBM Nonsubsidi Diprediksi Naik 10 Persen Per 1 April 2026, Cek Rincian Harga di SPBU Sekarang!

Editor: Syahril author photo

METRO24JAM.CO.ID - Pemilik kendaraan yang mengonsumsi bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi perlu bersiap-siap.

Harga BBM jenis nonsubsidi di Indonesia diprediksi akan mengalami kenaikan sebesar 10 persen, yang diperkirakan mulai berlaku pada 1 April 2026 pukul 00.00 WIB.

Potensi kenaikan ini dipicu oleh dinamika pasar minyak dunia, terutama akibat ketegangan yang terus berlanjut di wilayah Timur Tengah.

Sebagai jenis bahan bakar yang harganya mengikuti mekanisme pasar, penyesuaian di tingkat retail menjadi sulit dihindari.

Ekonom dari Universitas Airlangga (Unair) menilai tren kenaikan ini sebagai hal yang wajar mengingat skema penentuan harga BBM nonsubsidi yang sangat bergantung pada harga internasional.

Meski demikian, Wisnu memperkirakan kenaikan harga tersebut masih berada dalam batas moderat dan tidak akan melampaui angka 10 persen.

Ia merujuk pada pemantauan harga melalui indeks Mean of Platts Singapore (MOPS) dan Argus.

Lebih lanjut, Wisnu menjelaskan bahwa volatilitas nilai tukar rupiah dan harga acuan global menjadi faktor penentu utama.

"Variabel harga acuan dan kurs saat ini sangat dinamis, sehingga wajar jika terjadi penyesuaian harga di tingkat eceran," kata Wisnu.

Sebagai perbandingan, hingga saat ini harga BBM di SPBU Pertamina masih mengikuti daftar harga per 1 Maret 2026, yaitu Pertamax (Rp 12.300), Pertamax Green 95 (Rp 12.900), Pertamax Turbo (Rp 13.100), Dexlite (Rp 14.200), dan Pertamina Dex (Rp 14.500).

Sementara itu, BBM bersubsidi seperti Pertalite tetap di harga Rp 10.000 dan Solar Rp 6.800 per liter. ( Red )
Share:
Komentar

Berita Terkini