Warga Gang Lanjar Mendadak "Memanas" Gegara Sampah Ikan Berserakan, Sampai Almarhumah Ibu Nur Pun Difitnah!

Editor: Romeo galung author photo
Mediasi warga Sergabuna Gang Lanjar, Desa Helvetia dengan perangkat Desa
MEDAN - Bau busuk ikan yang dibuang di tong sampah milik Nurma memicu keributan dengan keluarga Dewi. Nurma yang tidak pernah menuduh, menjadi terpancing emosi terlebih lagi almarhumah ibunya di fitnah sehingga membuat heboh warga Jalan Serbaguna Gang Lanjar, Desa Helvetia. 

Mengetahui hal tersebut, Kepala Dusun V Desa Helvetia, Jamal, Ketua BPD, Awaluddin dan Bhabinkamtibmas, IB Nasution langsung merespon dan memediasi keributan antar warga tersebut. 

Salah seorang warga, Nurma mengatakan bahwa ia tidak pernah menuduh keluarga Dewi membuang sampah ikan ke tong sampah miliknya. Namun tiba-tiba, tetangganya tersebut marah-marah mendatangi suaminya. 

"Saat itu Dewi mengatakan bahwa ibunya Tati mengadu mengatakan bahwa dia dimarah-marahi dan dimaki suami saya dengan kata-kata kotor. Padahal itu tidak ada. Suami saya tidak ada menuduh mereka," ujar Nurma saat ditemui wartawan di rumah Kadus V, Jalan Serbaguna, Desa Helvetia, Sabtu (5/1/2024). 

Parahnya lagi, keluarga Dewi memfitnah ia dan suaminya. Tidak itu saja, ibunya yang sudah meninggal juga di fitnah sehingga membuat ia terpancing emosi. 

"Keluarga Dewi terus menghakimi saya dan suami dengan fitnah, malahan ibunya saya yang sudah meninggal pun dibawa-bawa atau di fitnah. Jelas saya tidak terima," kata Nurma terlihat kesal. 

Nurma menambahkan bahwa antara ia dan keluarga Dewi sudah lama tidak akur. Hal ini bermula dari almarhum ayahnya yang memungut anak laki-laki yang dijadikan keluarga. Seiring berjalannya waktu, ternyata keluarga baru itu menjadi duri dalam daging buat keluarganya. 

"Ayah dan ibunya sampai bercerai karena sang ayah lebih memilih anak angkat sampai dia mempunyai berkeluarga, menikah dengan Tati. Setelah ayah dan ibunya meninggal dunia, duri yang tertancap terus mengganggu kehidupannya. Saya tidak terima dengan fitnah dan perbuatan tetangganya tersebut," terangnya. 

Jika terus mengganggu, Nurma berencana akan melaporkan kasus tersebut pihak Kepolisian. 

"Andai ada bukti konkrit, dah kulaporkan ke polisi bang," tekadnya. 

Dalam mediasi, Kepala Dusun V, Jamal meminta kedua belah pihak untuk menahan diri serta instropeksi diri agar tidak terulang lagi. 

"Saya harap kedua belah pihak menahan diri dan introspeksi diri serta tidak mengulangi perbuatannya," harapnya usai mediasi. (Rom/Al)
Share:
Komentar

Berita Terkini