MEDAN — Aksi brutal puluhan pengemudi ojek online (ojol) merusak dan menjarah warkop Bang Jagoo Kopi di Jalan Karya, Kelurahan Sei Agul Medan viral di media sosial. Berawal dari salah paham terkait pesanan minuman, pemilik toko, Andre Reza, kini merugi hingga Rp50 juta.
Peristiwa mencekam ini diawali cekcok mulut pada siang hari, Jumat (2/10/2026). Seorang driver ojol, AZ emosi mendatangi pemilik warkop dengan nada tinggi lantaran menganggap pesanan belum diproses. Padahal, menurut Andre, tiga pesanan yang masuk sudah rampung diproses.
Dendam tak tuntas, AZ tersebut kembali pada malam harinya dengan membawa puluhan rekan sesama ojol. Aksi anarkis pun pecah. Para pelaku melempari toko dengan batu dan benda apa saja.
"Toko dihancurkan, mereka matikan listrik, lalu menjarah. Dua HP dan semua uang kas hilang. Batu, kursi, ember, semua dilempar," tutur Andre yang terpaksa bersembunyi di lantai tiga saat penyerangan terjadi, Sabtu (3/10/2026).
Kini, operasional toko terhenti total. Andre telah mengadukan aksi premanisme ini ke Polrestabes Medan dan meminta perusahaan aplikator ShopeeFood, Gojek, dan Grab segera menindak tegas para driver yang bersikap arogan.
"Saya berharap pihak Poleestabes Medan untuk segera mengusut tuntas dan menangkap para pelaku," harapnya mengakhiri.
Hingga berita diterbitkan, belum ada tanggapan dari pihak Kepolisian Polrestabes Medan.
Sebelumnya, Viral di media sosial cekcok mulut antara pemilik warkop Bang Jago Kopi di Jalan Karya, Kelurahan Sei Agul, Medan lantaran salah paham terkait orderan minuman, Jumat (3/10/2026). (Rom)
