-->

Deputi III Bakom RI Tinjau Langsung Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Medan

Editor: 3N author photo


MEDAN | METRO24JAM.CO.ID — Deputi III Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah Republik Indonesia, Kurnia Ramadhana, melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Medan, Jalan Flamboyan, Kota Medan, pada Jumat (25/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia meninjau langsung fasilitas pendidikan, sarana pendukung, serta proses belajar mengajar yang berlangsung.

Kurnia menyampaikan, program Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah, khususnya arahan Presiden Prabowo Subianto, untuk menjamin setiap anak Indonesia memperoleh pendidikan yang layak tanpa terkendala kondisi ekonomi keluarga.

“Sekolah Rakyat ini bukan hanya soal belajar di ruang kelas. Pemerintah juga memastikan kebutuhan siswa secara menyeluruh — mulai dari tempat tinggal, makanan, hingga fasilitas ibadah — dapat terpenuhi,” ujarnya.

Program ini menerapkan pendekatan holistik: tidak hanya mengutamakan pencapaian akademik, tetapi juga pemenuhan kebutuhan dasar siswa. Fasilitas yang disediakan meliputi asrama, penyediaan makanan harian (sarapan, makan siang, hingga makan malam), serta sarana ibadah.

Dengan demikian, siswa dapat berkonsentrasi penuh pada kegiatan belajar, pengembangan kemampuan, serta pembentukan karakter dan kedisiplinan.

Transformasi Pendidikan Digital

Dalam peninjauan, Kurnia juga menyoroti pemanfaatan teknologi pembelajaran, termasuk penggunaan layar interaktif pintar (interactive flat panel) di ruang kelas.

Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong transformasi pendidikan digital guna menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan efektif.

“Fasilitas yang kita lihat di sini cukup baik. Proses belajar mengajarnya juga sudah didukung dengan teknologi, yang sejalan dengan arahan Presiden dalam mendorong transformasi pendidikan ke arah digital,” ungkapnya.

Jangkauan & Perkembangan Program

Hingga saat ini, program Sekolah Rakyat telah hadir di lebih dari 180 lokasi di seluruh Indonesia, di mana lebih dari 90 lokasi telah memiliki bangunan permanen. Secara keseluruhan, program ini telah melayani lebih dari 44.000 siswa dari berbagai wilayah.

Kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya pemantauan langsung pelaksanaan program prioritas pemerintah di daerah, guna memastikan setiap kebijakan berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi siswa beserta keluarga mereka.

Kurnia menegaskan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan siswa adalah dua hal yang berjalan beriringan untuk mewujudkan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. (Ril)

Share:
Komentar

Berita Terkini