TOBA | METRO24JAM.CO.ID – Turnamen Sepak Bola Matador Cup I resmi berakhir setelah seluruh rangkaian pertandingan dituntaskan. Bupati Toba Effendi SP Napitupulu secara resmi menutup turnamen tersebut di Lapangan Bola Tangsi, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, Minggu (23/8/2026).
Partai final berlangsung sengit dan menarik perhatian masyarakat yang memadati lokasi pertandingan. Grafindo FC akhirnya keluar sebagai kampiun setelah mengalahkan Persebka Ajibata dengan skor 2-1 dalam laga puncak.
Keberhasilan tersebut mengantarkan Grafindo FC sebagai juara pertama sekaligus berhak membawa pulang trofi dan uang pembinaan sebesar Rp7 juta.
Persebka Ajibata harus puas sebagai runner-up dan menerima trofi serta uang pembinaan Rp5 juta. Sementara Toba Marsada menempati posisi ketiga dengan hadiah Rp3 juta, sedangkan Kang Pompa berada di posisi keempat dan memperoleh trofi serta uang pembinaan Rp1,5 juta.
Usai pertandingan final, Bupati Toba Effendi SP Napitupulu menyerahkan trofi dan hadiah kepada para pemenang. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, perangkat pertandingan, serta masyarakat yang telah ikut menyukseskan pelaksanaan Matador Cup I.
Menurut Effendi, turnamen sepak bola tidak semata-mata menjadi arena mengejar kemenangan. Lebih dari itu, kompetisi olahraga dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas di tengah masyarakat.
“Selamat kepada para pemenang. Semoga ajang ini menjadi pertanda baik bagi kemajuan dan perkembangan sepak bola di Tanah Batak ke depannya. Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan mengedepankan sportivitas, pembinaan pemain muda, dan semangat persaudaraan,” ujar Effendi.
Ia juga berharap Matador Cup tidak berhenti sebagai kompetisi perdana, tetapi dapat berkembang menjadi agenda olahraga yang berkelanjutan di Kabupaten Toba.
Menurutnya, turnamen seperti ini memberikan kesempatan kepada pemain untuk mengasah kemampuan, memperoleh pengalaman bertanding, sekaligus menunjukkan potensi yang dimiliki.
Pemerintah Kabupaten Toba, lanjutnya, juga mendorong agar kompetisi lokal dapat menjadi salah satu jalur untuk menemukan bibit-bibit sepak bola potensial.
Dengan pembinaan yang konsisten dan berjenjang, pemain-pemain muda Toba diharapkan mampu berkembang dan membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi, baik regional, nasional maupun internasional.
Selain aspek prestasi, Matador Cup I juga memberikan dampak sosial melalui keterlibatan masyarakat dalam setiap pertandingan.
Lapangan sepak bola menjadi ruang berkumpul warga sekaligus memperkuat interaksi dan rasa kebersamaan antarkampung maupun antarklub.
Penutupan Matador Cup I turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Toba Candro Manurung, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Rikardo Hutajulu, Kepala Dinas PMDPPA Melati Silalahi, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga Natalia Silitonga, Sekretaris Dinas PUTR Januar Yopie Butar Butar, Camat Laguboti Linda Simangunsong, Camat Ajibata Mangapul Manurung, Kepala Bagian Umum Setdakab Toba Ansel Naibaho, serta Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Marihot Simanjuntak.
Dengan berakhirnya Matador Cup I, kemenangan Grafindo FC menjadi penutup manis bagi turnamen perdana tersebut. Pemerintah daerah berharap semangat kompetisi, sportivitas, dan kebersamaan yang telah terbangun dapat terus dijaga sehingga Matador Cup mampu berkembang menjadi turnamen yang lebih besar serta berkontribusi terhadap pembinaan sepak bola dan lahirnya talenta-talenta baru dari Kabupaten Toba. (Tomuan S/ril)
