-->

Gagalkan Penyelundupan 10 Kg Sabu dari Malaysia, Ditresnarkoba Polda Sumut Amankan Kurir di Perairan Asahan

Editor: 3N author photo

ASAHAN | METRO24JAM.CO.ID – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Utara berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 10 kilogram yang berasal dari Malaysia. Pengungkapan ini merupakan hasil kerja sama Tim Khusus Ditresnarkoba Polda Sumut bersama Tim Patroli Laut BC 15031 Bea Cukai Teluk Nibung.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Andy Arisandi, mengungkapkan bahwa penangkapan dilakukan pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 06.00 WIB di perairan Asahan, Kabupaten Asahan. Aksi ini berawal dari laporan intelijen mengenai keberadaan kapal yang diduga digunakan sebagai kurir narkoba antarnegara di wilayah tersebut.

"Tim menemukan satu karung plastik berisi 10 bungkus teh kemasan China merek GuanYinWang warna merah yang diduga berisi narkotika jenis sabu seberat 10.000 gram," kata Andy dalam keterangannya, Minggu (14/6/2026).

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial E alias Kewel (42), warga Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai. Tersangka ditangkap saat mengendarai sampan kalok (sampan nelayan) tanpa nama dan nomor kapal yang ciri-cirinya sesuai dengan informasi intelijen.

Berdasarkan pemeriksaan awal, Erwin mengaku menerima barang haram tersebut dari seseorang yang tidak dikenalnya di perairan perbatasan Malaysia. Ia juga menyatakan diperintahkan untuk menyerahkan sabu itu kepada penerima yang menunggu di salah satu tangkahan di wilayah Tanjung Balai. Namun, identitas penerima hingga kini masih dalam penyelidikan intensif.

Selain 10 kg sabu yang dikemas menyerupai teh China, polisi juga menyita barang bukti berupa satu unit sampan kalok dan satu unit telepon genggam merek OPPO.

Kombes Pol Andy menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengembangan kasus untuk membongkar jaringan sindikat narkoba internasional yang memanfaatkan jalur laut di pesisir Sumatera Utara. "Kami masih melakukan pengembangan untuk mengungkap pihak lain yang terlibat dalam jaringan ini," pungkasnya.

Masyarakat diminta tetap waspada dan melaporkan jika mencurigai adanya aktivitas mencurigakan di wilayah perairan atau pelabuhan yang berpotensi menjadi jalur penyelundupan narkoba.  (Ril)

Sumber :Detik sumut
Share:
Komentar

Berita Terkini