SIBOLANGIT – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvin Simanjuntak bersama jajaran menggerebek 2 lokasi yang digunakan untuk perjudian dan barak narkoba di Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang. Salah satu lokasi berada di sebelah Villa Lotus yang telah meresahkan warga setempat. Penggerebekan dilakukan pada Senin (19/01/2026) dan Selasa (20/01/2026), dengan total 21 orang diamankan.
Lokasi Pertama: Dekat Villa Lotus Bandar Baru
Penggerebekan pertama dilakukan di lokasi sebelah Villa Lotus Bandar Baru pada Senin (19/01/2026), mengamankan 11 orang termasuk pemilik lahan yang pernah viral di media online.
Menurut Kombes Jean Calvin, lokasi ini sangat tersembunyi dan memiliki sistem pengamanan ketat. Pengguna narkoba harus melewati pengawas di pintu masuk yang dilengkapi handy talky untuk komunikasi. Barak narkoba tersebut memiliki luas sekitar 30x10 meter di bawah sebuah tower, menjadi barak terbesar yang pernah diungkap Polrestabes Medan.
“Sepanjang Polrestabes Medan melakukan pengungkapan kasus, jaringan kartel narkoba yang merupakan barak dan loket-loket, ini adalah secara fisik barak terbesar,” ujarnya.
Lokasi Kedua: Bumi Perkemahan Pramuka Sibolangit
Pada Selasa (20/01/2026), petugas menyisir lokasi kedua di Bumi Perkemahan Pramuka Sibolangit dan mengamankan 10 orang dengan berbagai peran di dalam jaringan tersebut.
Kapolrestabes Medan menjelaskan bahwa lokasi yang seharusnya digunakan untuk kegiatan pramuka dijadikan alih fungsi untuk perjudian dan penggunaan narkoba. Sistem pengamanan juga sangat terorganisir, dengan portal pengawasan, sekat pembatas, alat komunikasi, serta petugas yang menangani administrasi keuangan.
“Ironisnya, satu lokasi ini yang sebenarnya peruntukannya adalah untuk kegiatan pramuka, tetapi dijadikan sebagai lokasi untuk penggunaan narkoba dan perjudian. Ini sangat terorganisir, mulai dari konsep masuknya, adanya pengawasan yang sangat ketat,” ungkap Kombes Jean Calvin.
Dari kedua lokasi tersebut ditemukan berbagai jenis narkoba, terutama sabu, beserta alat konsumsinya. Mantan Dirresnarkoba Polda Sumut itu menyatakan akan mendalami lebih jauh jaringan yang terlibat dan penyebab terjadinya kegiatan ilegal tersebut.
“Saya akan dalami beberapa siapa saja yang terkait di dalamnya. Kenapa ini bisa dibiarkan terjadi? Saya akan dalami untuk narkobanya,” katanya.
Kombes Jean Calvin juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama memberantas narkoba dan perjudian, karena dapat merusak generasi bangsa dan menimbulkan tindak pidana baru.
“Tidak boleh lagi para bandar itu merusak generasi bangsa kita. Kami berkomitmen, dimanapun lokasi-lokasi yang ada narkoba dan perjudiannya, kami akan fokus untuk tindak,” tegasnya. (ABET)
