Pengendara Mobil Calya Hitam BK 1855 ACP Mengamuk Aniaya Pak Pengacara (2). Ketua PBH Peradi DS Mengutuk Keras Pelaku Penganiayaan Rekan Sejawat!

Editor: Romeo galung author photo
Dedi Suheri, SH : "Tindak tegas pelaku! Tangkap dan segera, proses"
LABUHAN - Ketua Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Deliserdang, Dedi Suheri, SH mengutuk keras aksi brutal yang dilakukan oleh seorang pengendara mobil Calya Hitam BK 1855 ACP yang menganiaya seorang pengacara  Wagirianto, SH. 

Ia meminta pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara khususnya Polsek Medan Labuhan untuk segera menangkap pelaku penganiayaan tersebut. 

"Jelas hal ini mencoreng rasa keadilan jika pihak Kepolisian lamban dalam memproses dan menangkap pelaku penganiayaan terhadap rekan sejawat kami," ujar Ketua PBH Peradi DS, Wagirianto, SH, Senin (14/2/2022). 

Dedi menambahkan bahwa aksi pelaku layaknya oknum seorang "Koboi" harus segera diproses dan ditangkap, siapapun dia, kita harapkan ditegakkannya keadilan karena advokat juga seorang penegak hukum," tegasnya. 

Sekali lagi, Dedi menegaskan pihak Kepolisian khususnya Polsek Medan Labuhan untuk sesegera mungkin menangkap pelaku. 

"Tindak tegas pelaku, tangkap dan segera, proses," pintanya. 

Namun sayang, ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya (WA), Kompol Mustafa Nasution belum membalas konfirmasi wartawan. 

Sebelumnya, Seketika warga Pasar 1 Marelan, Kelurahan Tanah 600, Kecamatan Medan Deli dihebohkan dengan aksi brutal seorang pengendara mobil Calya Hitam BK 1855 ACP yang nekat menganiaya seorang pengacara Wagirianto, SH (38) hingga babak belur, Jumat (11/2/2022). 

Menurut informasi, aksi brutal pelaku bermula saat  korban yang mengendarai mobil X Trail berhenti di persimpangan jalan dikarenakan macet. Tiba-tiba pelaku yang mengendarai mobil Calya Hitam BK 1855 ACP langsung mengebut memaksa melintas dengan melawan arah. Hal ini jelas mendapat teguran pengendara lainnya. Karena tak senang, pelaku pun berhenti di Pasar 1 Marelan sambil memaki dengan ucapan kasar kepada korban. Namun dikarenakan kembali ditegur karena membuat kemacetan, pelaku menjadi emosi dan turun dari mobilnya. Korban yang melihat pelaku langsung ikut turun untuk menjelaskan. Pelaku yang sudah emosi langsung memukuli korban hingga babak belur. Beruntung korban dapat diselamatkan warga sekitar. Tak terima, korban pun melaporkan kasus ini ke Mapolsek Medan Labuhan. 

"Kejadiannya Kamis (10/2/2022) sekitar Pukul 20.00 WIB, saat itu pelaku dengan melawan arah memaksa di kemacetan, akibatnya banyak pengendara yang mencemooh pelaku," ujar korban, Wagirianto, SH kepada wartawan. 

Wagirianto menambahkan, karena tidak terima, pelaku pun berhenti di pinghir Jalan Pasar 1 Marelan dan langsung memakinya. 

"Saya dimakinya dengan kata-kata kotor, langsung aja saya jawab "Maju bang, jalan macet", langsung dia emosi memukuli saya," tambahnya. 

Ia menjelaskan bahwa pelaku diketahui mengendarai mobil Calya Hitam BK 1855 ACP. 

"Saya diselamatkan warga sekitar dan langsung dibantu dibawa ke Mapolsek Medan Labuhan untuk membuat laporan. Saya harap pelaku segera ditangkap," harapnya mengakhiri. 

Namun sayang, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya (WA), Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Mustafa Nasution tidak membalas konfirmasi wartawan. (Rom)
Share:
Komentar

Berita Terkini