METRO24JAM.CO.ID | TALUN KENAS - Kondisi jalan yang rusak dan berlubang di beberapa wilayah menjadi beban besar bagi masyarakat, yang kini mengajukan permohonan serius agar pemerintah segera mengambil tindakan perbaikan.
Jalur jalan yang menjadi perhatian adalah yang menghubungkan Desa Talun Kenas, Desa Sumbul, dan Kecamatan STM Hilir. Jalur ini merupakan akses utama bagi ribuan warga untuk menuju sekolah, tempat kerja, pasar, dan fasilitas umum lainnya. Banyak bagian jalan memiliki lubang sedalam beberapa sentimeter hingga puluhan sentimeter, dan saat musim penghujan tiba, jalan tersebut tergenang air sehingga kedalaman lubang tidak terlihat jelas.
Hal ini sering mengakibatkan kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor. Tidak jarang terjadi benturan atau tergelincir yang membuat pengguna jalan terluka dan kendaraan rusak.
"Sudah berbulan-bulan jalan ini seperti ini. Anak-anak saya sering terlambat sekolah karena harus berhati-hati melewati lubang-lubang besar, bahkan pernah ada teman sekelasnya yang terjatuh dan terluka parah," ujar Siti, salah satu ibu rumah tangga di Desa Sumbul.
Selain mengganggu keamanan, kondisi jalan rusak juga menghambat kelancaran distribusi barang dan jasa, berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat sekitar. Pedagang yang sering melintas melalui jalur tersebut mengaku harus menghabiskan biaya lebih untuk perawatan kendaraan akibat jalan yang tidak rata.
"Kami memohon kepada semua pihak terkait untuk segera memperhatikan jalan kami. Kita tidak bisa terus hidup dengan jalan yang seperti ini, keamanan dan kenyamanan masyarakat harus jadi prioritas," tambah Erik Barus, perwakilan warga Desa Talun Kenas.
