Berani Tampil Beda

Poldasu Tangkap 9 Orang Pembunuh Jefry Wijaya! 6 Orang Buron, 1 Orang Oknum POMDAM Ditangkap

 

MEDAN – Ditreskrimum Poldasu berhasil menangkap 9 orang pelaku pembunuhan dan perampokan terhadap Jefry Wijaya (38), Rabu (23/9/2020). Korban ditemukan tewas dengan kondisi tewas terikat di dalam jurang Jalan Medan-Brastagi KM 54-55 Desa Ndaulu Kecamatan Berastagi, Tanah Karo, Jumat (18/9/2020) lalu.

Menurut informasi, aksi brutal para pelaku juga melibatkan oknum anggota Polisi Militer (POM) Koptu SHI. Pembunuhan bermotif penagihan hutang uang judi online sebesar Rp.776 Juta.

“Kejadian bermula Pada tanggal 17 September 2020 pagi, Koptu SHI diajak oleh Edi untuk menagih hutang uang judi online sebesar Rp776 Juta. Siang harinya, Koptu SHI bersama pelaku lainnya menemui korban yang saat itu menggunakan mobil Terios warna hitam di daerah pintu Tol Bandar Selamat Medan,” ujar Dirkrimum Poldasu, KBP Irwan Anwar didampingi Kasubdit 3, Kompol Taryono saat konferensi pers di depan gedung Kriminal Khusus Polda Sumut.

Irwan menambahkan, korban selanjutnya dibawa oleh para pelaku ke arah Marelan sambil menganiaya korban.

“Korban dibawa ke sebuah gudang tembakau milik salah satu pelaku Weli). Lalu di gudang tersebut korban dipukuli dengan menggunakan selang, tangan diikat, mata ditutup lakban serta diinjak pada bagian dada dan perut, sehingga korban berteriak keras hingga korban tewas,” terangnya.

Setelah korban tewas, kemudian Koptu SHI bersama pelaku lainnya membawa mayat korban dengan menggunakan mobil Terios korban ke daerah hutan di Tanah Karo, kemudian dibuang ke jurang sekitar 50 meter dari pinggir jalan. Kemudian untuk menghilangkan jejak mobil Terios disembunyikan oleh Koptu SHI di bengkel mobil di daerah Jalan Karya Jaya Medan Johor milik Mukhri ( teman Koptu SHI ),” tegas Irwan.

Dari hasil pengungkapan, petugas berhasil mengamankan barang bukti 1 unit mobil Daihatsu Terios milik korban, 2 unit mobil Avanza milik pelaku yang diamankan di Polda Sumut, 3 HP milik korban, 8 Hp dalam keadaan rusak dan 1 helai kain seprai.

“Selain Koptu Suhemi, saat ini Polda Sumut memburu 6 orang lainya,” terangnya mengakhiri. (Rom)

Subscribe kami. Anda akan berlangganan informasi berita terbaru.

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.