Berani Tampil Beda
Iklan Tahun Baru Sinuraya

Pantaskah Jabatan Dirut PD Pasar Medan Dicopot Hanya Dengan Sebuah Petikan Surat?

 

MEDAN – Kebijakan Pemko Medan melakukan pemecatan terhadap Dirut PD Pasar Kota Medan dengan menggunakan sebuah petikan surat membuat Drs Rusdi Sinuraya keberatan dan akan melakukan upaya hukum.

“Kami menerima surat putusan Plt Walikota Medan tentang pemberhentian Direktur Utama PD Pasar Kota Medan, Direktur Operasional dan Direktur SDM. Yang kami terima ini hanya petikan. Surat Keputusan (SK) itu tidak kami terima. Kami terima, surat tertanggal 16 Januari, hari Kamis, tapi yang kami terima tanggal 20 Januari jam 10.15 WIB,” ujar Dirut PD Pasar Kota Medan, Rusdi Sinuraya, Selasa (21/1/2020).

Rusdi menjelaskan, ia sangat terkejut menerima surat pemecatan dengan tidak hormat terhadap dirinya.

“Kami sangat terkejut menerima surat pemecatan ini. Jika memang ini surat pemecatan yang ditanda tangani Plt Walikota Medan, kami akan mempelajarinya,” ucapnya.

Lalu, Rusdi menegaskan bahwa ia akan melakukan upaya-upaya hukum terkait pemecatan dirinya.

“Kita sudah berkoordinasi dengan Kuasa Hukum kita. Dan sayabsudah serahkan semuanya kepada kuasa hukum untuk melakukan upaya-upaya hukum,” tegasnya.

Dilokasi yang sama, Nasib Purba, yang mendapat perintah menjabat sebagai Plt Dirut PD Pasar menegaskan bahwa sejak dikeluarkannya SK tersebut ia merupakan Plt Dirut PD Pasar Kota Medan.

“Sejak keluarnya SK ini, terlepas SK ini benar atau salah, kalah atau menang SK ini di uji, saya sudah pelaksana tugas (Plt) Dirut PD Pasar Kota Medan. Oleh sebab itu, saya ingatkan kepada jajaran tidak ada pekerjaan atau pengeluaran tanpa sepengetahuan saya,” ujarnya.

Nasib juga menambahkan, jika Rusdi Sinuraya dan Direksi lainnya keberatan, silahkan melayangkan gugatan.

“Jika bapak merasa kurang adil karena secarik kertas, bapak merasa tidak dihargai, bapak sangat merasa berjasa,silahkan layangkan gugatan. Tapi tidak kepada kami, posisi kami hanya menerima perintah,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemecatan Dirut PD Pasar Kota Medan, Drs Rusdi Sinuraya dan 2 orang Direksi lainnya dinilai menyalahi Perda dan Peraturan Perusahaan Daerah Pasar Kota Medan. Untuk itu, ia berencana melakukan upaya Hukum untuk menguji surat pemecatan dirinya.

“Sesuai Perda PD Pasar Kota Medan, seharusnya pemberhentian Direksi harus menyebutkan alasan hukum apa. Sampai hari ini, belum ada alasan hukum apa pun kepada klien kami. Nah inilah yang menjadi alasan keberatan kami kepada Pemko Medan,” ujar Kuasa Hukum PD Pasar Kota Medan, Mora, Selasa (21/1/2020).

Mora menambahkan, menanggapi surat pemecatan tersebut, ia selaku kuasa hukum PD Pasar Kota Medan akan melakukan upaya hukum.

“Untuk pertama ini, kami sudah melayangkan surat keberatan ke Pemko Medan. Dan untuk upaya hukum lainnya, kami masih terbuka untuk tindak lanjut surat keberatan. Apakah ada tanggapan yang baik atau tidak. Jika tidak kita akan melakukan upaya hukum lainnya,” tambahnya.

Lalu, adapun alasan Dirut PD Pasar Kota Medan bertahan adalah, ada kasus yang sedang berjalan atau pun yang sudah selesai. Saat ini kita ada kasus Pasar Muara Takus. Dirut saat ini fokus menyelamatkan aset-aset PD Pasar seperti Pasar Muara Takus yang diklaim milik orang-orang tertentu. Padahal itu adalah kios-kios yang dibangun dan terdaftar sebagai aset PD Pasar Pemko Medan,” terangnya Mora.

Kemudian, Mora menjelaskan, saat ini ia juga memperjuangkan aset PD Pasar bukan hanya Direksi PD Pasar.

“Dimasa kepemimpinan beliau (Rusdi), beliau mengetahui dan telah melakukan langkah-langkah hukumnya. Alangkah sayangnya jika nanti Dirut lepas dari PD Pasar Kota Medan, bisa jadi potensi pasar itu bisa lepas. Diambil alih oknum-oknum itu, padahal kita sudah menang di Pengadilan terhadap orang di Pasar Muara Takus,” terangnya.

Jadi, Kuasa Hukum PD Pasar bersikukuh untuk mempertahankan Rusdi Sinuraya dengan alasan bahwa jangan sampai pekerjaan yang telah dilakukan menjadi sia-sia.

“Jadi minta dan mohonkan, kita bersikukuh mempertahankan beliau untuk meneruskan pekerjaannya itu. Jangan nanti masuk orang lain, yang belum mengetahui potensi pasar yang potensi lepas,” jelasnya mengakhiri.

Dilokasi yang sama, Dirut PD Pasar Kota Medan, Drs Rusdi Sinuraya menambahkan bahwa ia sangat terkejut dan keberatan dengan surat pemberhentian dirinya.

“Yang jelas kita akan uji surat pemberhentian saya. Yang pasti, saya tetap bekerja sungguh-sungguh untuk PD Pasar Kota Medan,” tegasnya singkat. (Rom)

3G
Iklan Tahun Baru Ricardo

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

close
banner iklan melayang