Berani Tampil Beda

BNPB dan UGM Uji Coba Alat Sirine Peringatan Siaga Bencana

 

NIAS SELATAN – Sehubungan dengan selesainya pembangunan fisik pemasangan instrumenisasi sistem peringatan dini di kawasan rawan bencana Tsunami atau Early Warning System (EWS), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia bersama Universitas Gajah Mada (UGM) melaksanakan simulasi evakuasi dan uji coba operasional pemeliharaan peralatan baik tower sirine maupun ruangan pengendali.

Kegiatan sosialisasi tersebut di gelar di halam taman TPI depan kantor Dinas Perikanan dan Kelautan jalan pasir putih, Kecamatan Telukdalam Kabupaten Nias Selatan, Jumat (11/12/2020).

Dalam kata sambutan Bapak Gayus Duha sebagai Asisten Bupati Nias Selatan sekaligus membuka acara sosialisasi menyampaikan bahwa atas nama pemerintah kabupaten Nias Selatan mengucapkan terimakasih kepada BNPB dan UGM yang bekerjasama dengan BPBD Pemerintah Kabupaten Nias Selatan atas pembangunan fisik sirine peringatan siaga bencana yang diberikan secara hibah oleh BNPB.

“Secara resmi atas Ridho Tuhan Yang Maha Esa acara pada hari ini di buka. Terimakasih Ya’ahowu”, ucap Gayus.

Dalam kegiatan tersebut dari BNPB oleh Kasi Diseminasi Dian Andry Puspita Sari, M. Si menyerahan secara simbolis hibah alat peringatan dini tsunami dari BNPB kepada Pemerintah Kabupaten Nias Selatan yang diwakili oleh Bapak Gayus Duha selaku Asisten Bupati Nias Selatan. Dan dilanjutkan dengan pemberian kenang-kenangan kepada Asisten, Kadis BPBD, dan Ketua Tim UGM.

Kepala Kasi Diseminasi Dian Andry Puspita Sari, M. Si menambahkan, kegiatan ini sebagai bagian dari sosialisasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana yang tidak bisa  diprediksi kapan waktu datangnya.

Sementara itu, paparan potensi gempa bumi dan evaluasi gladi peringatan dini Tsunami serta dampak yg mungkin terjadi dilaksanakan oleh Kepala Stasiun Geofisika Gunung Sitoli, Bapak Buha Manupol Simanjuntak, S. Kom.

Tindak lanjut penggunaan pengoperasian alat sirine peringatan dini tsunami dipaparkan oleh Bapak Suharto perwakilan tim UGM.

Dalam pemaparan penanganan bencana di Nias Selatan dilanjutkan oleh Kepala Pelaksana Kadis BPBD Kabupaten Nias Selatan, Bapak Idealis Dakhi, M. Ap.

“Tujuan kegiatan ini, supaya masyarakat kita semakin peka atau responsif terhadap isyarat bencana datang,” tutur Idealis Dakhi.

Peningkatan uji coba itu dinilai penting dilakukan untuk memastikan sirine dalam kondisi bagus, dengan bunyi maksimal dan harus terdengar.

Dan sosialisasi Tim Siaga Bencana dilanjutkan pengarahan Gladi Peringatan Dini Tsunami oleh Koordinator Tim Siaga Bencana Bapak Arman Maduwu.

Dalam kegiatan sosialisasi dan uji coba sirine peringatan siaga bencana hari ini, turut hadir Asisten Bupati Nias Selatan Bapak Gayus Duha, Kepala Stasiun Geofisika Gunung Sitoli, Bapak Buha Manupol Simanjuntak, S. Kom. mewakili Polres Nisel, Danlanal Yudiono, Danramil H.T Zega, beberapa kepala OPD Nias Selatan, LSM, Pers dan Tokoh Masyarakat, ditutup dengan foto bersama. (Saksikan Sarumaha)

Subscribe kami. Anda akan berlangganan informasi berita terbaru.

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.