Berani Tampil Beda

53 Pasar Kota Medan Tak “Bergairah”, Pedagang Berharap Rusdi Sinuraya Cs Pimpin Kembali PD Pasar Kota Medan

 

MEDAN – Dikabulkannya gugatan Rusdi Sinuraya Cs oleh Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan membuat para pedagang mendapat angin segar dan mengucap syukur. Terlebih lagi saat ini 53 pasar di Kota Medan sangat membutuhkan perhatian serius dari PD Pasar untuk membuat pasar kembali bergairah dimasa Pandemi Covid-19 yang selama ini pasar menjadi sepi tanpa adanya perhatian dari PLt Dirut PD Pasar yang baru.

Hal ini disampaikan oleh tokoh pedagang Pusat Pasar, Haji Mevral Lubis yang juga pengurus Aliansi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSINDO). Ia mewakili pedagang lainnya berharap dengan dikabulkannya gugatan Rusdi Sinuraya Cs, ia berharap Rusdi Sinuraya dapat kembali beraktifitas untuk menjalankan roda perusahaan sebagai Dirut PD Pasar Kota Medan.

“Jika dia (Rusdi Sinuraya Cs) menang dan bisa dikembalikan jabatannya, Alhamdulillah, biar dia beraktifitas kembali untuk menjalankan roda dari perusahaan sebagai Dirut PD Pasar, biar kembali lagi pasar-pasar yang ada sekarang kembali bergairah lagi. itu hanya harapan kami,” harapnya.

Mevral menambahkan, minimnya perhatian Plt Dirut PD Pasar sekarang membuat Pasar saat ini menjadi sangat kurang terurus sehingga ia menegaskan bahwa sepak terjang untuk membangun pasar ini belum tampak.

“Kita membandingkan antara Direksi lama dan sekarang, kalau saya lihat agak jauh, kenapa saya bilang begitu, karena kinerjanya belum nampak. Program kerjanya apa sih? Biasanya kalo ada Direksi yang baru biasanya mereka langsung menawarkan program kerjanya untruk membangun. Kami tidak tahu kemana lagi arahnya pasar ini. Lihatlah, sekarang ini ada model-model bocor seperti ini, apakah ada perhatian, untuk yang baru kinerjanya belum ada nampak,” terangnya.

Lalu Mevral menegaskan bahwa untuk permasalahan hukum yang saat ini sedang berjalan, ia dan pedagang lainnnya tidak mengetahui, namun ia sebagai pedagang berharap bagaimana pasar-pasar di Kota Medan khususnya Pusat Pasar dibangun agar menjadi lebih bagus.

“Kami gak paham kali dari segi hukumnya, kami sebagai pedagang berkeinginan pembangun pasar ini agar menjadi lebih bagus, bersih dan pembeli tidak takut ke pajak, artinya banyak hal-hal yang harus diperbaiki di pajak ini seperti jika dilihat, jika hujan pasti becek dan licin. Ini juga harus kita lihat bagaimana pimpinan itu me-manage pasar-pasar ini mengarahkan kepada kepala pasar dimana letak kekurangannya untuk dibenahi,” jelasnya mengakhiri.

Dilokasi terpisah, ketika diminta tanggapannya melalui telepon selulernya, Plt Wali Kota Medan, Akhyar Nasution belum membalas konfirmasi wartawan. (rom)

Subscribe kami. Anda akan berlangganan informasi berita terbaru.

3G

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

close
banner iklan melayang