Berani Tampil Beda

Soal Perumahan Rorinata Tahap 9 Luput Dari Penyemprotan Disinfektan, Kepdes Sukamaju Minta RT dan Warga Mau Berswadaya

 

MEDAN – Luputnya Perumahan Rorinata Tahap 9 dan 9 Pengembangan dari penyemprotan Disinfektan tidak lepas dari minimnya petugas Kantor Desa Sukamaju, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang. Oleh karena itu, Kepala Desa Sukamaju, Jonar Malau meminta kepada RT dan warga untuk melakukan penyemprotan secara swadaya.

“Kita tidak mampu menyemprot semua Desa Sukamaju ini, tapi Disinfektan kita siapkan di kantor. Makanya RT dan Kadus Sukamaju diminta berswadaya dengan warga untuk melakukan penyemprotan, artinya alat semprot dan Disinfektan kita sediakan,” ujar Kepala Desa Sukamaju, Jonar Malau kepada wartawan melalui telepon selulernya, Senin (4/5/2020).

Jonar menambahkan, begitu juga dengan daerah lain di Desa Sukamaju, ia telah mengintruksikan kepada seluruh RT dan Kadus untuk mengajak warga berswadaya melakukan penyemprotan.

“Kita arahkan RT dengan warga melakukan penyemprotan dikarenakan Disinfektan sudah kita siapkan. Warga yang tidak tingg di kompleks juga melakukan penyemprotan secara swadaya,” tegasnya.

Dan untuk bantuan Pemkab Deliserdang, Desa Sukamaju hanya mendapatkan 91 paket sembako sehingga jauh dari kurang.

“Bantuan dari Pemkab hanya 91 paket, jumlah warga kita 2985 KK. Jadi gimanalah kita buat pak,” tanya Jonar.

Dengan tegas, Jonar menghimbau kepada masyarakat Desa Sukamaju untuk bersama RT masing-msing melakukan penyemprotan.

“Kita menghimbau kepada masyarakat untuk bersama RT berswadaya melakukan penyemprotan disinfektan di wilayahnya masing-masing,” himbaunya.

Sebelumnya, Kinerja perangkat Desa Sukamaju, Kecamatan Sunggal Kabupaten Deliserdang patut dipertanyakan. Pasalnya, selama maraknya Pandemi Covid-19, Perumahan Rorinata Tahap 9 dan 9 Pengembangan yang berjumlah hampir 1000 KK tidak pernah mendapat penyemprotan Disinfektan ataupun bantuan dari Pemerintah Kabupaten Deliserdang, Senin (4/5/2020).

“Belum pernah ada penyemprotan di Perumahan kami ini bang, padahal sudah hampir 2 bulan wabah Virus Corona ini terjadi,” ujar salah seorang warga.

Tidak itu saja, selain luput dari penyemprotan Disinfektan, warga juga tidak mendapatkan bantuan apapun dari pihak Kantor Desa.

“Bantuan sembako pun gak pernah dapat kami bang, padahal disini penduduknya ada 1000 Kepala Keluarga (KK). Memang masih banyak dari kami yang masih menggunakan identitas KTP dari daerah lain, tapi setidaknya perumahan kami tolong disemprot Disinfektan. Kami kan bayar pajak juga untuk Pemkab Deliserdang, kami kan juga rakyat Indonesia,” beber pria berbadan kurus ini.

Diloasi terpisah, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Camat Sunggal, Ismail berjanji akan mengingatkan Kepala Desa Sukamaju.

“Terima kasih infonya. Seluruh Kades sudah saya instruksikan untuk melaksanakan Disinfektan ke seluruh rumah warga. Nanti saya ingatkan Kadesnya,” tegasnya. (Rom)

3G

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

close
banner iklan melayang