Berani Tampil Beda

Soal Laporan 8 Eks Pegawai Bank BRI Di PHK Tanpa Pesangon (3). Dinas Tenaga Kerja Himbau Selesaikan Secara Kekeluargaan

 

MEDAN – Masih ingatkah dengan permasalahan 8 orang mantan pegawai Bank BRI yang di PHK tanpa pesangon? Kini permasalahan telah sampai pada mediasi ke-2 oleh Dinas Tenaga Kerja Deliserdang. Dalam mediasi tersebut, pihak Dinas meminta BRI dan mantan Eks pegawai Bank BRI menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan.

“Mediator Dinas Tenaga Kerja Deliserdang pada prinsip masih menginginkan persoalan ini diselesaikan secara musyawarah mufakat secara kekeluargaan,” Ujar Kuasa Hukum Eks pegawai Bank BRI, Asril Siregar didampingi Fuad Said Nasution, Kamis (15/10/2020).

Asril menambahkan, namun bila tidak menemukan kesepakatan, maka Dinas Tenaga Kerja Deliserdang akan mengeluarkan anjuran untuk melanjutkan ke Persidangan Hubungan Industrial.

“Kami kuasa hukum para eks pegawai Bank BRI berharap kepada pihak Bank BRI dengan sukarela atau lapang dada memberikan hak-hak normatif para pekerja ini,” harapnya mengakhiri.

Diberitakan sebelumnya, Tidak diperpanjangnya kontrak 8 orang pegawai Bank BRI dari beberapa Kantor Cabang Pembantu (KCP) yang telah mengabdi selama 11 tahun nampaknya berbuntut panjang. Pasalnya, ke-8 orang pegawai tersebut tidak menerima haknya seperti pesangon dan lainnya, Rabu (30/9/2020).

Tak terima dengan tindakan semena-mena, ke-8 orang pegawai Bank BRI tersebut pun menyerahkan sepenuhnya permasalahan tersebut kepada Kantor Hukum Dedi Suheri, SH dan Rekan.

“Untuk langkah awal, kami sudah menyurati BRI Cabang dan BRI Wilayah masing-masing. Namun hingga sekarang belum ada tanggapan. Maka kami pun sudah menyurati Disnaker terkait di wilayah kerja masing-masing untuk penyelesaian hak-hak klien kami sebagai karyawan,” ujar kuasa hukum ke-8 orang pegawai Bank BRI, Dedi Suheri, SH didampingi Fuad Said Nasution. (Rom)

Subscribe kami. Anda akan berlangganan informasi berita terbaru.

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.