Berani Tampil Beda

Rusak Diterjang Banjir, Irigasi Warga Dusun III Desa Tanjung Sena Luput Dari Perhatian Pemkab DS

 

BIRU-BIRU – Warga Desa Tanjung Sena berharap perhatian pemerintah Kabupaten Deliserdang. Pasalnya sudah 2 bulan lebih irigasi tidak dapat berfungsi akibat diterjang banjir, Selasa (12/1/2021).

Salah seorang warga, Sulaiman Tarigan mengatakan bahwa akibat rusaknya irigasi dipinggiran Sungai Serue ini mengakibatkan warga yang memiliki persawahan, kolam ikan di Dusun III Buluh Nipes tidak dapat mencari nafkah dikarenakan tidak adanya irigasi.

“Permasalahan rusaknya Irigasi ini sudah sering kali di utarakan warga kepada Kepala Desa. Bahkan warga telah beberapa kali mengundang Kepala Desa Tanjung Sena untuk memusyawarahkan permasalahan rusaknya irigas agar segera diperbaiki,” ucapnya didampingi warga lainnya, Tambah Ginting, Andi Ulina Ginting kepada wartawan di Biru-Biru.

Akan tetapi, kepala Desa Tanjung Sena Julianus Kaban sering kali tidak mengindahkan undangan warga.

“Setelah 5 kali di undang, akhirnya Kepala Desa Tanjung Sena Julianus Kaban datang ke Balai Desa Dusun III Buluh Nipes,” terang Sulaiman.

Tambah Ginting yang ikut dalam musyawarah tersebut menjelaskan bahwa dalam pembahasan tersebut, Kepala Desa ingin mengutip biaya sebesar Rp 400 Ribu kepada puluhan pemilik sawah dan kolam ikan.

“Kenapa mesti pemilik lahan dikutip biaya hingga Rp 400 ribu untuk memperbaiki irigasi? Sedangkan dana desa dan dana silpa dikucurkan pemerintah untuk membantu warga dalam setiap pembangunan. Kenapa harus dibebankan kembali dana-dana kepada warga, sedangkan saat ini warga dalam kesusahan,” tanyanya.

Lanjut Tambah Ginting, Kepala Desa memberikan tenggang waktu untuk pengutipan biaya sebesar Rp 400 ribu kepada warga hingga Kamis (14/1),” ujar Tambah Ginting.

Sementara itu, Camat Biru-Biru Dani Mulyawan, S. Sis, M.I.P yang dikonfirmasi wartawan melalui selulernya Selasa (12/1) menjelaskan bahwa pengutipan untuk perbaikan irigasi di Dusun III tersebut karena warga tidak mau bergotong royong dan bersabar.

“Untuk memperbaiki irigasi kan memerlukan biaya, sedangkan biaya dari dana desa atau dana lainnya belum diajukan,” ujar Camat.(ali)

Subscribe kami. Anda akan berlangganan informasi berita terbaru.

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.