Berani Tampil Beda

Soal Security Perumahan Dipanah Preman (5). Satreskrim Polrestabes Medan Turunkan Tim Backup Polsek Percut Seituan

 

MEDAN – Untuk mengantisipasi aksi brutal preman Jalan Perhubungan Mahoni, Tanah Garapan, Desa Percut Seituan, Satreskrim Polrestabes Medan memperbantukan personil untuk menangkap para pelaku penganiayaan terhadap security perumahan Unimed, Syahril.

Hal ini disampaikan oleh Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Martuasah Tobing saat dikonfirmasi terkait laporan pengaduan aksi brutal preman di Polsek Percut Seituan.

“Iya kita backup,” ujarnya melalui telepon selulernya, Kamis (18/2/2021).

Dilokasi terpisah, aksi brutal preman Jalan Perhubungan Mahoni, Tanah Garapan, Desa Percut Seituan yang nekat memanah security perumahan Dosen Unimed mendapat perhatian serius dari Presidium Garuda Merah Putih Community, Dedi Harvysahari.

Ia meminta Kapolsek Percut Seituan untuk segera menangkap pelaku agar terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan aman.

“Kita minta pihak Polsek Percut Seituan untuk segera menangkap para pelaku. Jangan sampai hilang kepercayaan masyarakat terhadap pihak Kepolisian,” katanya singkat.

Diberitakan sebelumnya, Syahrial (36) warga Jalan Perhubungan Mahoni Tanah Garapan Desa Lau Dendang, Percut Seituan terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit dengan kondisi panah yang masih tertancap di rusuk sebelah kiri hanya karena saling bereng dengan para preman, Sabtu (13/2/2021).

“Kejadiannya itu Selasa (9/2/2021) malam lalu. Saat itu korban baru pulang kerja, tiba-tiba berpapasan dengan para pelaku di jalan sambil marah sambil mengatakan “Matamu jangan melotot, apa tengok-tengok? Lalu karena dijawab korban dengan mengatakan “Inikan jalan umum”. Karena dijawab korban, pelaku langsung marah,” ujar keluarga korban, Feri, Sabtu (13/2/2021).

Feri menambahkan, pelaku yang emosi melihat korban menjawab langsung mengejar korban dan memukul kepala korban.

“Korban terkejut langsung menangkis pukulan pelaku. Lalu salah seorang pelaku langsung mengambil panah dan memanahkan panahnya ke rusuk sebelah kiri korban,” tambahnya.

Setelah memanah korban, para pelaku langsung melarikan diri. “Pelakunya ada 2 orang, namanya BG dan BY. Saya harap pelaku segera ditangkap,” harapnya mengakhiri. (Rom)

Subscribe kami. Anda akan berlangganan informasi berita terbaru.

Beri balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.